Orang Tua Jadi Teladan Pertama dalam Pendidikan Tauhid
- 18 Okt 2025 08:40 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Keberhasilan pendidikan agama anak sangat bergantung pada keteladanan orang tua di rumah. Ustazah Ai Juddiyah Fahmi mengingatkan, proses mengenalkan tauhid tidak cukup hanya melalui kegiatan formal di sekolah, melainkan harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak. Sebelum sekolah mengajarkan tentang Allah, anak seharusnya sudah mendengarnya dari rumah,” ujarnya dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Sabtu (18/10/2025).
Baca juga: Gerakan Ayah Teladan Bangkitkan Kesadaran Pria di Rumah
Menurutnya, anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan dengar setiap hari. Karena itu, perilaku dan ucapan orang tua menjadi pondasi utama dalam pembentukan iman. “Kalau orang tuanya rajin salat, berzikir, dan membiasakan menyebut nama Allah di rumah, anak pun akan meniru,” katanya.
Ia menambahkan, mengenalkan tauhid sejak dini bisa dilakukan dengan cara sederhana, mulai dari memperdengarkan azan saat bayi lahir, mengajak anak berdoa bersama, hingga membiasakan ucapan kalimat thayyibah dalam percakapan sehari-hari. “Anak itu perekam yang kuat. Sekali dia mendengar kata baik, itu akan tertanam dalam ingatannya,” ungkapnya.
Ustazah Ai Juddiyah juga menyoroti pentingnya sinergi antara ayah dan ibu dalam mendidik anak. “Jangan sampai pendidikan agama hanya dibebankan pada ibu. Ayah juga punya peran besar dalam menanamkan nilai tauhid,” katanya.
Baca juga: Pesan Dibalik Anjuran Membacakan Azan bagi Anak Baru Lahir
Lebih jauh, ia menilai banyak remaja kehilangan arah karena kurang mendapat teladan iman di rumah. “Kalau di rumah tidak ada contoh, anak mencari panutan di luar dan belum tentu baik,” ujarnya.
Ustazah berpesan agar setiap keluarga muslim menjadikan rumahnya sebagai tempat tumbuhnya iman. “Hidupkan rumah dengan dzikir, salat, dan doa. Dari sanalah lahir generasi yang mengenal Allah sejak kecil,” katanya. (Kartika Rahmi Wijayanti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....