Pentingnya Pengelolaan Keuangan bagi Generasi Z

  • 17 Jan 2024 13:18 WIB
  •  Banten

KBRN, Cilegon: Pengelolaan keuangan akhir-akhir ini dianggap penting sebagai pengelolaan pendapatan dan pengeluaran dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan keuangan sendiri dapat menciptakan kesejahteraan dan mengatasi masalah keuangan, terutama bagi generasi Z.

Kaprodi Akuntansi Universitas Al-Khairiyah Cilegon, Erlina Sari Pohan menilai, mengatur keuangan dianggap hal yang penting untuk dilakukan oleh generasi Z. Mengutip dari Jurnal Pendidikan Akuntansi, Laturatte, dkk tahun 2021 menuliskan bahwa generasi Z merupakan generasi dengan karakteristik fasih teknologi, berinteraksi dengan sosial media, ekspresif yang cenderung toleran dan multitasking.

Baca juga:

Pengelolaan Keuangan dan Aset Kunci Utama Pembangunan

"Perkembangan teknologi ini menjadi faktor penyebab generasi Z memiliki sikap konsumerisme pada generasi Z, hal ini lah yang membuat dianggap perlunya pengetahuan pengelolaan keuangan," katanya saat diwawancarai RRI di Cilegon, Rabu (17/1/2024).

Menurut Erlina, cara mengatur keuangan dapat diawali dengan membuat anggaran setiap bulan, khususnya anggaran pengeluaran. Hal ini dibutuhkan untuk mencegah terjadinya pepatah "besar pasak daripada tiang". Pentingnya mengatur keuangan sejak muda dilakukan untuk menata siklus tujuan hidup ke depan, sehingga generasi muda juga harus lebih memahami dan membedakan mana kebutuhan dan keinginan.

"Cara sederhana yang mesti dilakukan yaitu pertama, membuat anggaran pengeluaran dan pemasukan setiap bulan. Kedua, gunakan uang berdasarkan skala prioritas dan jangan mudah tergiur dengan kartu kredit, promo, cashback dan pinjaman online,"

"Ketiga adalah menabung dan investasi. Hal ini penting dilakukan agar generasi muda bisa memenuhi kebutuhan hidup di masa yang akan datang seperti membeli rumah, berlibur atau bahkan menutupi kebutuhan tidak terduga. Investasi juga hal penting sebagai instrumen masa depan yang bisa dimanfaatkan ketika kita tua," ujar Erlina.

Baca juga:

Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan di Daerah Masih Tinggi

Wanita kelahiran Medan ini juga menyampaikan, bahwa saat ini pengetahuan atau pemahaman generasi muda dapat berpengaruh pada perilaku atau penerapan keuangan. Saat ini juga ketidakseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan generasi Z dapat diatasi dengan menaikkan penerimaan.

Salah satu caranya adalah dengan terus menggali potensi diri yang dapat menghasilkan nilai tambah (value) bukan dengan menaikkan gaya hidup. Dan hal ini semua dapat diatasi dengan perncanaan keuangan sejak dini.

"Generasi muda dan generasi Z, mulailah dari sekarang untuk cerdas dan belajar mengelola keuangan, buatkan planning dan budgeting, miliki tujuan dan rencana keuanan yang jelas dan jangan tunggu mapan untuk belajar mengatur keuangan. Bukan berarti tidak boleh belanja atau liburan, tetapi tentunya saat ini penetapan skala prioritas dalam mengatur keuangan menyesuaikan dengan budget yang sudah disiapkan di awal," ucapnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....