Rupiah Melemah, Warga Diminta Bijak Kelola Keuangan
- 26 Mei 2026 13:12 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup masyarakat. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur pola belanja dan pengelolaan keuangan rumah tangga.
Dosen Ekonomi Bisnis Universitas Banten Jaya, Asih Kurnianingsih mengatakan, pelemahan rupiah memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan, termasuk bahan pokok dan kemasan plastik yang digunakan pelaku usaha. Menurutnya, situasi ini membuat masyarakat perlu lebih disiplin dalam mengatur pengeluaran.
Ia menjelaskan, masyarakat tidak perlu panik menghadapi kondisi ekonomi saat ini. Namun, pengelolaan keuangan keluarga harus dilakukan secara cermat agar pengeluaran tetap terkendali, terutama menjelang momentum hari raya yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi.
Dalam program Banten Menyapa di 94,9 FM Pro 1 Banten, Asih menilai kebiasaan belanja impulsif menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan maraknya promo belanja daring. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan istilah self reward sebagai alasan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
“Belanja bijak itu prinsipnya sederhana, yaitu butuh, mampu, dan tepat waktu. Kalau barang itu memang dibutuhkan sekarang dan ada anggarannya silakan beli, tapi kalau hanya karena takut harga naik padahal belum dibutuhkan, itu bisa menjadi pemborosan,” ujarnya, Selasa, 26 Mei 2026.
Selain itu, ia mendorong ibu rumah tangga mulai membiasakan diri membuat perencanaan keuangan harian maupun bulanan. Menurutnya, pengeluaran rumah tangga yang tidak dicatat sering membuat uang belanja cepat habis sebelum akhir bulan.
Asih juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari kebiasaan berutang konsumtif, termasuk pinjaman online yang kini semakin marak. Ia berharap masyarakat di Banten semakin melek literasi keuangan dan mampu mengatur gaya hidup agar kondisi ekonomi keluarga tetap stabil di tengah tekanan pelemahan rupiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....