Puskesmas di Kabupaten Tangerang Diminta “Gercep” Tangani Stunting

  • 21 Jan 2024 00:07 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menilai, dari 44 Ppuskesmas, masih ada yang belum optimal dalam menangani permasalahan stunting. Hal itu ditemui saat Dinkes melakukan evaluasi kinerja program gizi Puskesmas 2023 dan sosialisasi Gebrak Tegas beberapa waktu lalu.

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis menekankan Puskesmas bisa gerak cepat dan lebih mengoptimalkan kinerjanya. Sebab dilihat dari beberapa Puskesmas, ada masih kurang dalam update data stunting. Padahal hal ini bisa menjadi kendala dalam fokus utama pengentasan stunting dan gizi buruk.

Baca juga:

Puskemas Kutabumi Entaskan Stunting dengan “Paterpan”

“Ada beberapa yang harus kita perbaiki dan yang sudah baik bisa dipertahankan. Dari 44 Puskesmas ada beberapa kinerja yang sudah mencapai 100 persen dan ada juga yang perlu ditingkatkan lagi,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI, Sabtu (20/1/2024).

Oleh karenanya, dia mengharuskan setiap Puskesmas agar bergerak dan bekerja sama dalam penanganan gizi serta stunting.

“Fokus evaluasi ini adalah pada penanganan stunting yang berkoordinasi dengan seluruh puskesmas untuk memastikan konsistensi dalam penimbangan balita di posyandu dan pemberian makanan tambahan kepada balita stunting, wasting, dan underweight,” ucapnya.

Baca juga:

Keluarga Berisiko Stunting di Kabupaten Tangerang Turun 118 Ribu Kasus

Dia berharap dengan diadakannya evaluasi dan sosialisasi Gebrak Tegas, daerah yang belum menginput pelaporan data rutin, sasaran balita pada Aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) dapat diinput secara full coverage sehingga pemantauan tumbuh kembang dan status gizi tersedia by name by address.

“Kami berharap melalui gerakan Gebrak Tegas ini, tingkat stunting di Kabupaten Tangerang dapat menurun sesuai target yang ditetapkan sebesar 13,7 persen. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya dan kerjasama dengan puskesmas guna mencapai hasil yang lebih baik dalam mendukung kesehatan balita di Kabupaten Tangerang,” ujar dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....