Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Pandeglang

  • 06 Agt 2026 09:46 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mencatat puluhan ribu kunjungan pasien dengan keluhan gangguan pernapasan atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang periode awal tahun 2026. Pemeriksaan medis lanjutan di fasilitas kesehatan menunjukkan sebagian pasien mengalami komplikasi serius berupa infeksi paru atau pneumonia.

Pengelola Program ISPA Dinkes Kabupaten Pandeglang, Rifki Rahayu, mengungkapkan jumlah kunjungan pasien dengan gejala kesukaran bernapas mencapai lebih dari 30 ribu kasus. Dari total pemeriksaan tersebut, ribuan pasien dinyatakan positif menderita penyakit pneumonia setelah melalui penatalaksanaan standar medis.

"Jumlah yang tercatat di Dinas Kesehatan dari kunjungan pasien bergejala kesukaran bernapas mencapai 30.634 orang. Setelah pemeriksaan, ditemukan kasus pneumonia sebanyak 2.104 orang," ujar Rifki Rahayu, Kamis 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan reaksi awal serangan penyakit saluran pernapasan biasanya ditandai dengan tenggorokan kering, bersin, hingga batuk beruntun akibat invasi virus. Ia pun menghimbau bagi warga yang merasakan gejala awal tersebut untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan cepat.

Gejala awal ISPA umumnya dirasakan melalui tenggorokan kering dan batuk-batuk sebelum kondisi saluran pernapasan semakin parah. Meskipun kasus penularan tergolong tinggi, pemerintah memastikan belum ada laporan korban jiwa akibat penyakit tersebut di daerah ini.

"Penyakit ISPA ini gampang menular karena menyerang saluran pernapasan manusia, namun alhamdulillah di Pandeglang belum ada kasus kematian. Reaksi yang pertama dirasakan pasien pasti tenggorokan kering dan mulai batuk-batuk," ujarnya.

Menurut Rifki penyakit saluran pernapasan dikenal sangat mudah menular antarwarga karena berkaitan langsung dengan sistem pernapasan manusia. Oleh karena itu, penerapan etika batuk dan bersin menggunakan siku tangan atau tisu disebutnya sangat penting diperhatikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....