Tanda Awal Penurunan Kesehatan Mental yang Kerap Diabaikan

  • 26 Jun 2026 18:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Penurunan kesehatan mental sering kali tidak disadari karena gejalanya dianggap sebagai kelelahan biasa. Seorang Psikolog Klinis, Andrea Nuzulia mengatakan, tubuh memiliki alarm yang dapat menjadi tanda seseorang sedang mengalami gangguan psikologis, sehingga penting untuk mengenali gejala tersebut sejak dini.

Menurut Andrea, tanda awal yang paling sering muncul di antaranya tubuh mudah lelah meski sudah cukup beristirahat, pegal berkepanjangan, hingga kebiasaan berpikir berlebihan atau overthinking.

"Kalau misalnya bangun tidur pagi hari itu badannya kok capek banget ya, padahal mungkin tidurnya sudah on time. Nah, itu bisa saja salah satu gejala bahwa kita itu lagi enggak sehat secara psikologisnya, atau misalnya sudah terlalu sering overthinking setiap hari bahkan mungkin setiap detik," ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.

Ia menjelaskan, penurunan kesehatan mental juga dapat dipicu oleh tingginya beban pekerjaan, tekanan waktu, hingga lingkungan yang tidak mendukung. Kondisi tersebut membuat seseorang menjadi mudah lelah, sulit fokus, cepat tersinggung, kehilangan motivasi, serta berisiko mengalami burnout apabila tidak segera ditangani.

Andrea menekankan, kesadaran diri atau awareness menjadi langkah pertama untuk menjaga kesehatan mental. Menurutnya, seseorang perlu mengenali perubahan yang terjadi pada diri sendiri sebelum mencari bantuan lebih lanjut.

"Awareness itu kunci pertama dalam psikologis. Jadi, kita perlu melihat apa yang berubah dari diri kita hari ini dan apakah gejala-gejala itu terus muncul," katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menunda berkonsultasi dengan tenaga profesional apabila gejala berlangsung selama satu hingga dua minggu berturut-turut. Tanda-tandanya antara lain emosi yang tidak stabil, sulit tidur, kehilangan konsentrasi, produktivitas menurun, hingga menarik diri dari lingkungan sosial.

"Kalau tanda-tanda itu sudah muncul dalam satu minggu atau dua minggu berturut-turut, itu penting banget untuk kita berkonsultasi. Diri kita lebih penting dibandingkan omongan orang," ujar Andrea.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....