Remaja Masuk Kelompok Rentan yang Butuh Perhatian
- 26 Jun 2026 17:21 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Gangguan kesehatan mental pada remaja dipicu oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari persoalan hubungan asmara, tekanan sekolah, hingga proses pencarian jati diri. Kondisi tersebut membuat remaja menjadi kelompok yang memerlukan perhatian dan pendampingan, baik dari keluarga maupun lingkungan sekitar.
Seorang Psikolog Klinis, Andrea Nuzulia mengatakan, persoalan yang paling sering ditemui dalam penanganan remaja berkaitan dengan hubungan percintaan. Selain itu, tekanan akademik dan keinginan untuk hidup mandiri sebelum memiliki kemampuan finansial juga menjadi pemicu munculnya tekanan psikologis.
"Biasanya yang paling banyak ditangani itu terkait masalah cinta atau relationship. Terus ada juga masalah sekolah, lalu kebutuhan merasa ingin mandiri tetapi belum mampu secara finansial. Biasanya mereka sedang dalam proses mencari jati diri," ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Andrea, fase remaja merupakan masa yang penuh tantangan karena mereka sedang berusaha menemukan identitas diri. Di sisi lain, remaja memiliki keinginan untuk dianggap dewasa meski masih bergantung pada orang tua.
| Baca juga: Kasus Campak Pandeglang Tembus 667 Suspek |
Ia menjelaskan, lingkungan sosial juga memberi pengaruh besar terhadap kondisi mental remaja. “Dalam banyak kasus, remaja cenderung lebih mempercayai lingkungan pertemanan dibandingkan keluarganya. Kondisi tersebut membuat mereka lebih rentan mengikuti pengaruh negatif apabila tidak mendapatkan pendampingan yang tepat,” ucapnya.
Selain persoalan asmara dan sekolah, Andrea menyebut kasus perundungan, child grooming, hingga jeratan pinjaman online juga mulai banyak dialami remaja. Menurutnya, faktor lingkungan dan kondisi di rumah menjadi penyebab utama yang membuat remaja mudah terpengaruh.
Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dan memberikan dukungan emosional agar remaja mampu melewati fase pencarian jati diri dengan sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....