Pemkab Lebak Percepat Penurunan Stunting Melalui Program Terintegrasi

  • 05 Mei 2026 22:10 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak terus berupaya menekan angka stunting melalui berbagai program strategis yang terintegrasi. Hal ini terlihat dalam rapat Percepatan Penurunan Stunting yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah , di Ruang Kerja Wabup Lebak, Selasa , 5 Mei 2026.

Rapat tersebut merupakan bagian dari upaya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lebak dalam mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan program yang sedang berjalan. Seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Rapat juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Belia Hasbi, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah percepatan penanganan stunting di daerah tersebut. Dalam arahannya, Wakil Bupati Lebak menegaskan persoalan stunting harus menjadi perhatian utama semua pihak.

Ia menyebutkan stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. “Masalah stunting ini harus betul-betul kita fokuskan karena menyangkut kualitas generasi muda bangsa kita,” kataAmir Hamzah.

Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta konsistensi dalam menjalankan program agar target penurunan stunting dapat tercapai sesuai harapan pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, Wabup Lebak turut mengapresiasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto .

Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam intervensi gizi spesifik. Menurutnya, program MBG tidak hanya menyasar anak-anak sekolah, tetapi juga kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang rentan terhadap stunting.

“Kami sangat mengapresiasi program MBG ini karena menjadi salah satu solusi nyata dalam pencegahan stunting sejak dini,” ujarnya.

Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya pemerataan distribusi fasilitas pendukung program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. “Kedepan perlu adanya pemerataan lokasi dapur MBG agar tidak menumpuk di satu lokasi, pemerataan ini juga perlu untuk optimalisasi layanan MBG,” ucapnya.

Ketua TP PKK Lebak, Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung berbagai program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga dan masyarakat. “PKK siap menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para ibu, agar lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang baik,” ucap Belia.

Ia menambahkan, peran kader PKK di tingkat desa sangat penting dalam memastikan program berjalan efektif hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Adapun sejumlah program unggulan yang terus dioptimalkan oleh Pemkab Lebak antara lain Program GENTING (Gerakan Cegah Stunting), Jumat Serius (Jumat Seribu Rupiah), Intervensi Hunian Sehat, Dapur Atasi Stunting (Dahsyat), serta Gebyar KLASIK dan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Program-program tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mempercepat penurunan angka stunting secara terstruktur, masif, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....