Jangan Anggap Sepele, Campak Bisa Sangat Menular Jika Tak Isolasi Mandiri
- 13 Jun 2026 23:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Isolasi mandiri menjadi langkah penting yang perlu dilakukan seseorang saat terinfeksi campak guna mencegah penularan kepada orang lain. Penyakit yang disebabkan oleh virus measles ini dapat menyebar sangat mudah melalui percikan air liur saat batuk, bersin, bahkan ketika berbicara, sehingga penderita dianjurkan membatasi kontak dengan orang lain selama masa penularan.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Hermina Ciruas, Sari Chaerunisah mengatakan, pasien campak sebaiknya menjalani isolasi mandiri seperti yang pernah diterapkan saat pandemi COVID-19. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memutus rantai penyebaran virus, terutama kepada anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
"Jadi seperti zaman Covid dulu, isolasi mandiri dengan membatasi dulu bertemu orang-orang. Kalau memang harus bertemu, usahakan tetap memakai masker. Isolasi mandiri disarankan kurang lebih tujuh hari setelah ruam hilang," ujar Sari, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia menjelaskan, penderita campak sudah dapat menularkan virus sejak tiga hari sebelum ruam muncul hingga tiga hari setelah ruam muncul di tubuh. Karena itu, seseorang yang telah didiagnosis campak sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah sampai masa penularan dipastikan berakhir.
Selain isolasi, penggunaan masker di rumah juga dianjurkan bagi penderita campak. Menurut Sari, virus campak menyebar melalui percikan air liur dan bahkan dapat bertahan di udara maupun menempel pada benda-benda yang terkontaminasi, sehingga risiko penularannya sangat tinggi apabila tidak dilakukan pencegahan.
"Yang sakit pakai masker meskipun di rumah memang sedikit tidak nyaman, tapi demi melindungi keluarga yang lain. Virus campak bisa menular lewat batuk, bersin, bahkan saat berbicara, dan masih bisa hidup di udara maupun menempel di benda-benda yang terkontaminasi," katanya.
Sari mengimbau masyarakat yang mengalami gejala campak agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah. Dengan kesadaran untuk melakukan isolasi mandiri dan menerapkan protokol pencegahan, penyebaran campak di lingkungan keluarga maupun masyarakat diharapkan dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....