Kenali Imun Amnesia, Dampak Campak yang Jarang Diketahui Masyarakat

  • 13 Jun 2026 12:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Virus campak tidak hanya menyebabkan demam dan ruam merah pada kulit, tetapi juga dapat memicu kondisi berbahaya yang dikenal sebagai immune amnesia atau imun amnesia. Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh kehilangan ingatan terhadap perlindungan yang sebelumnya telah dimiliki terhadap berbagai penyakit lain, sehingga meningkatkan risiko infeksi lanjutan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Hermina Ciruas, Sari Chaerunisah menjelaskan, fenomena imun amnesia masih jarang diketahui masyarakat. Padahal, dampaknya dapat membuat seseorang yang telah terinfeksi campak menjadi lebih rentan terserang berbagai penyakit meski sebelumnya sudah memiliki kekebalan tubuh yang baik.

"Beberapa penelitian membuktikan bahwa virus campak bisa membuat tubuh mengalami imun amnesia. Tubuh seperti lupa bahwa sebelumnya sudah memiliki kekebalan terhadap berbagai penyakit, misalnya influenza maupun infeksi lain yang disebabkan virus atau bakteri," ujar Sari, Jumat, 12 Juni 2026.

Ia menjelaskan, ketika virus campak masuk ke dalam tubuh, virus tersebut dapat memengaruhi sel-sel sistem imun sehingga kemampuan tubuh mengenali patogen yang pernah dihadapi menjadi berkurang. Akibatnya, seseorang lebih mudah mengalami infeksi sekunder setelah sembuh dari campak.

"Bahayanya, tubuh menjadi lebih berisiko mengalami infeksi sekunder. Jadi tingkat keparahan penyakit sering kali bukan hanya karena campaknya, tetapi karena komplikasi yang muncul setelahnya," katanya.

Menurut Sari, komplikasi yang dapat terjadi akibat penurunan daya tahan tubuh tersebut antara lain pneumonia atau infeksi paru, hingga infeksi pada otak seperti meningitis dan ensefalitis yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kesakitan bahkan kematian apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap campak sebagai penyakit ringan yang hanya ditandai demam dan ruam merah. Pencegahan melalui vaksinasi, menjaga daya tahan tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan saat muncul gejala menjadi langkah penting untuk menghindari komplikasi serius akibat penyakit ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....