Dinkes Lebak Waspadai Penyakit Musim Kemarau
- 12 Jun 2026 13:38 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Banten, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya risiko penyebaran sejumlah penyakit akibat perubahan kondisi lingkungan pada musim kemarau.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, mengatakan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi langkah utama dalam mencegah berbagai penyakit menular. Masyarakat perlu membiasakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kondisi kesehatan.
Musim kemarau sering kali menyebabkan penurunan kualitas air bersih dan meningkatnya debu di lingkungan sekitar. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit musim kemarau dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat secara konsisten," kata Firman Rahmatullah di Lebak, Jum'at, 12 Juni 2026.
Beberapa jenis penyakit yang kerap muncul pada musim kemarau antara lain demam berdarah dengue (DBD), diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, dan influenza atau flu. Penyakit-penyakit tersebut dapat menyerang berbagai kelompok usia apabila upaya pencegahan tidak dilakukan secara maksimal.
Firman menuturkan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif untuk mencegah penyakit. Masyarakat juga diminta menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan yang dapat mencemari lingkungan dan sumber air.
"Masyarakat harus membiasakan cuci tangan pakai sabun, menggunakan air minum yang sudah dimasak, serta tidak melakukan buang air besar sembarangan," ujarnya.
Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi guna menjaga daya tahan tubuh selama musim kemarau. Konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Selain asupan makanan yang sehat, masyarakat juga dianjurkan untuk menjaga stamina tubuh dengan istirahat yang cukup. Daya tahan tubuh yang baik dapat membantu mencegah serangan berbagai penyakit menular.
Menjaga kebersihan lingkungan juga sangat pentingnya untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD. Genangan air yang terdapat di sekitar permukiman harus dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
"Kebersihan lingkungan harus dijaga karena dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah dengue," katanya.
Kondisi musim kemarau yang identik dengan berkurangnya ketersediaan air bersih dan meningkatnya debu dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya ISPA, flu, pneumonia, diare, maupun DBD di tengah masyarakat.
Untuk menekan angka kasus penyakit, Dinkes Kabupaten Lebak terus mengoptimalkan kegiatan penyuluhan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan melalui berbagai fasilitas kesehatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak.
Edukasi kesehatan dilakukan di puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), pos kesehatan desa (poskesdes), serta klinik yang melayani masyarakat.
Ketua RT 01/09 Kelurahan Rangkasbitung, Imam, mengatakan pihaknya turut mengoptimalkan kegiatan gotong royong guna menjaga kebersihan lingkungan. "Kami bersama warga rutin melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan agar terhindar dari sarang nyamuk dan dapat mencegah penyebaran penyakit, terutama DBD," kata Imam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....