Pemkab Tangerang Masifkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting
- 21 Mei 2026 09:10 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting atau tengkes melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT). Salah satunya melalui kegiatan pembagian bantuan natura dan edukasi pengolahan menu makanan bergizi di Kecamatan Sepatan Timur, Rabu, 20 Mei 2026.
Program DAHSAT menjadi salah satu langkah nyata Pemkab Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas gizi keluarga, khususnya bagi keluarga berisiko tengkes, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di bawah dua tahun.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa menyampaikan, penanganan tengkes harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Melalui Program DAHSAT, kami ingin memastikan keluarga berisiko stunting mendapatkan dukungan nyata, baik melalui bantuan pangan bergizi maupun edukasi pola konsumsi sehat. Ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Tangerang dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menegaskan, Program DAHSAT bukan sekadar pemberian bantuan bahan pangan, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
| Baca juga: Percepatan Penurunan Stunting di Banten |
“Program ini bukan sekadar pemberian bantuan bahan pangan bergizi, melainkan sebagai bentuk investasi generasi penerus bangsa. Ketika kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik, maka kita sedang membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul di masa depan,” kata dia.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Muchlis menerangkan, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tangerang Nomor 794 tentang Penetapan Desa/Kelurahan Lokus Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2026, pihaknya melakukan pemberian bantuan natura kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di 10 desa lokus prioritas yang ada di Kabupaten Tangerang serta edukasi pengolahan makanan bergizi oleh kader.
“Alhamdulillah tahun ini kami menyalurkan bantuan natura kepada 1.240 Keluarga berisiko Stunting berupa bahan makanan bergizi meliputi beras, biskuit, buah, telur ayam, minyak goreng, sayuran, wortel, tepung, agar-agar, dan semur bola-bola ayam,” kata Muchlis.
“Selain bantuan bahan pangan, edukasi yang diberikan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar keluarga dapat memahami pola pengolahan makanan sehat, bergizi, dan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....