Pentingnya Mengetahui Bahaya Disinformasi Kesehatan dari Media Sosial

  • 08 Mei 2026 14:04 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menerima informasi kesehatan dari media sosial. Banyaknya konten kesehatan tanpa dasar ilmiah dinilai berpotensi memicu kesalahan diagnosis hingga pengobatan yang tidak tepat.

Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer RS Jannah, Sukma Agung Purbowo mengatakan, saat ini penggunaan media sosial untuk mencari informasi kesehatan semakin masif. Namun, tidak semua informasi berasal dari tenaga kesehatan yang kompeten di bidangnya.

“Saya lihat ada konten kreator yang bukan tenaga kesehatan tapi bicara soal penyakit dan ternyata pendapatnya keliru. Ini berbahaya kalau dipercaya masyarakat,” katanya dalam program Indonesia Cerdas RRI Banten, Jumat, 8 Mei 2026.

Menurutnya, masyarakat perlu memeriksa latar belakang pembicara sebelum mengikuti informasi kesehatan di media sosial. Ia menyarankan masyarakat memastikan apakah informasi disampaikan dokter atau tenaga kesehatan yang sesuai bidang keahliannya serta memiliki dasar ilmiah yang jelas.

Ia menilai penyebaran informasi kesehatan yang salah dapat membuat pasien melakukan diagnosis sendiri tanpa pemeriksaan medis. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat pasien salah mengambil langkah pengobatan dan memperburuk kondisi penyakit.

“Kalau orang yakin sakitnya A karena lihat media sosial, padahal setelah diperiksa ternyata penyakitnya B, itu bisa fatal karena salah arah pengobatan,” ujarnya.

Selain media sosial, penyebaran informasi kesehatan yang belum tentu benar juga kerap terjadi di lingkungan masyarakat maupun ruang tunggu pelayanan kesehatan. Informasi dari mulut ke mulut sering diterima tanpa proses verifikasi sehingga mudah menimbulkan misinformasi.

Ia mengimbau masyarakat lebih aktif berkonsultasi kepada dokter saat menerima informasi kesehatan yang diragukan. Menurutnya, pasien tidak perlu takut bertanya kepada dokter agar memperoleh penjelasan yang benar dan terhindar dari hoaks kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....