Musim Hujan Tingkatkan Risiko Leptospirosis, Waspadai Genangan Air

  • 15 Feb 2026 09:16 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Penyebaran penyakit leptospirosis dinilai meningkat saat musim hujan, terutama di wilayah dengan sanitasi yang kurang baik. Genangan air, selokan meluap hingga banjir menjadi faktor yang mempercepat penyebaran bakteri penyebab penyakit tersebut.

Dokter hewan dari Sowoozoo Vetclinic Kota Serang, Dini Nurul Fajri mengatakan, bakteri Leptospira umumnya ditularkan melalui urine hewan yang terinfeksi. Urine tersebut dapat dengan mudah terbawa aliran air, khususnya saat terjadi hujan deras.

“Leptospira umumnya ditularkan melalui urin hewan yang terinfeksi. Urin ini sangat mudah terbawa oleh air terutama dalam kondisi hujan lebat, karena hujan lebat bisa menyebabkan banyak genangan air, meluapnya selokan, serta banjir,” ujarnya kepada RRI, Minggu, 15 Februari 2026.

Menurutnya, pada area kotor dan saat musim hujan, penyebaran penyakit ini cenderung lebih cepat dan lebih luas. Bakteri dapat mencemari tanah maupun air yang kemudian bersentuhan dengan manusia.

Dini menjelaskan, penularan antar manusia tergolong sangat jarang terjadi. Namun demikian, risiko tetap ada apabila terdapat kontak langsung dan terus-menerus dengan urin orang yang terinfeksi.

Ia menjelaskan, penularan leptospirosis dari manusia ke manusia bukan merupakan pola penyebaran yang umum terjadi. “Penularan antar manusia sendiri sangat jarang, tetapi bisa terjadi jika ada kontak langsung terus-menerus dengan urin orang yang terinfeksi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan sejak dini, terutama bagi pemilik hewan peliharaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah vaksinasi anjing terhadap leptospira guna menurunkan risiko penularan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas yang berdekatan dengan air, khususnya saat musim hujan. Menjaga rumah dari populasi tikus, menghindari kontak hewan peliharaan dengan tikus maupun genangan air, serta segera mengevakuasi diri dan hewan peliharaan ke tempat yang lebih aman dan bersih saat banjir juga menjadi langkah penting.

Ia mengingatkan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. “Selalu gunakan air bersih untuk makan dan minum, rutin mencuci tangan sebelum makan, serta menjaga kebersihan diri dan keluarga,” kata Dini.

Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan perlindungan hewan peliharaan dapat menekan risiko penyebaran leptospirosis, khususnya di musim penghujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....