Kunyit Perkuat Daya Tahan Tubuh Secara Alami
- 26 Jan 2026 14:52 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kunyit (Curcuma longa) tidak hanya dikenal sebagai rempah tradisional, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang telah dibuktikan secara ilmiah. Berbagai jurnal terakreditasi nasional mengungkapkan bahwa kunyit mengandung senyawa aktif kurkumin yang berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh, menekan peradangan, serta membantu pencegahan penyakit kronis.
Penelitian yang dimuat dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (2022) menjelaskan bahwa kurkumin memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang signifikan. Senyawa ini bekerja dengan menurunkan stres oksidatif dan memperkuat respons sistem imun terhadap patogen.
“Kurkumin terbukti mampu meningkatkan respons imun seluler dan humoral sehingga tubuh lebih adaptif dalam melawan infeksi.” ujar Rina Handayani, penulis jurnal tersebut berdasarkan jurnal yang dikutip RRI, Senin, 26 Januari 2026.
Baca juga: Kelompok Tani di Pandeglang Kembangkan Minuman Rempah Tradisional
Manfaat kunyit juga diperkuat oleh riset yang dipublikasikan dalam Jurnal Farmasi Indonesia (2021). Studi tersebut meneliti pengaruh ekstrak kunyit terhadap kesehatan metabolik, khususnya kadar gula darah dan profil lipid. Hasilnya menunjukkan bahwa kunyit berpotensi membantu pengendalian diabetes dan kolesterol apabila dikonsumsi secara teratur dan terukur.
“Kunyit memiliki potensi sebagai terapi pendamping pada penderita diabetes dan dislipidemia karena mekanisme kerjanya yang relatif aman dan berbasis bahan alam.” ucap Ahmad Fauzan dalam jurnal tersebut.
Selain itu, aspek kesehatan pencernaan juga menjadi fokus dalam penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Gizi dan Pangan (2023). Penelitian tersebut menemukan bahwa kunyit dapat merangsang produksi empedu, melindungi mukosa lambung, serta membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti gastritis.
Baca juga: Mahasiswi Asal Pandeglang Wakili Banten dalam Pelayaran Jalur Rempah
"Pemanfaatan kunyit dalam pola konsumsi harian mampu mendukung kesehatan saluran cerna dan menjaga keseimbangan fungsi pencernaan,” kata Siti Nurhayati dalam jurnal tersebut.
Para peneliti sepakat bahwa meskipun kunyit memiliki banyak manfaat, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu. Penggunaan kunyit sebagai bumbu masak dinilai aman, namun konsumsi dalam bentuk suplemen dosis tinggi sebaiknya dilakukan dengan pengawasan tenaga kesehatan. Dengan pendekatan yang tepat, kunyit berpotensi menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat berbasis kearifan lokal dan bukti ilmiah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....