Jaga Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
- 07 Okt 2025 13:53 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Kesehatan mata anak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar di sekolah. Namun, tidak sedikit orang tua yang masih mengabaikan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin sejak dini.
Dokter Spesialis Mata, Ameria Paramita, menjelaskan kelainan mata yang paling sering dialami anak adalah kelainan refraksi, atau yang lebih dikenal dengan istilah kelainan kacamata seperti rabun jauh (miopia). “Kalau secara epidemiologi, yang paling tinggi tingkatnya adalah kelainan refraksi. Jadi yang sering dikenal masyarakat adalah kelainan kacamata,” katanya dalam siniar RS Premier Bintaro pada selasa (7/10/2025).
Selain itu, beberapa gangguan bawaan seperti katarak kongenital dan glaukoma kongenital juga masih dijumpai pada anak-anak. Bahkan, ada pula kemungkinan munculnya kanker mata anak (retinoblastoma) yang menempati urutan ketiga jenis tumor terbanyak pada anak. “Itu yang paling berbahaya, tapi yang paling sering tetap kelainan refraksi,” kata Ameria.
Terkait kebiasaan anak menggunakan gadget, Ameria mengingatkan orang tua untuk memperhatikan durasi dan jarak pandang anak. Berdasarkan rekomendasi American Pediatric Association, anak di bawah usia dua tahun sebaiknya tidak menggunakan gadget sama sekali. Sementara untuk usia 2–5 tahun, penggunaan gadget dibatasi hanya satu hingga dua jam per hari.
Ameria juga mengingatkan pentingnya menerapkan aturan 20-20-20 bagi anak usia sekolah. “Setiap 20 menit melihat dekat, istirahat 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 feet atau sekitar enam meter,” ujarnya.
Sebagai penutup, Dokter Ameria mengimbau agar orang tua lebih sering mengajak anak melakukan aktivitas di luar ruangan. Dengan demikian, menjaga kesehatan mata anak bukan hanya soal membatasi waktu bermain gadget, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan hidup aktif dan sehat sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....