Kemensos dan Pemkab Tangerang Gelar Operasi Katarak Gratis
- 31 Mei 2026 18:37 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang – Sentra Mulia Jaya Jakarta, Kementerian Sosial Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Wilayah Banten menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa operasi mata katarak gratis. Pergelaran bakti sosial yang berpusat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang pada Minggu 31 Mei 2026 ini ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu.
Aksi nyata ini sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 yang mengusung tema "IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera".
Kepala Sentra Mulia Jaya Jakarta, Siti Indriasari Oktaviana menjelaskan, program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Proses penyaringan sasaran pasien dilakukan melalui koordinasi ketat bersama Dinas Sosial setempat agar pemanfaatan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) ini regulisasinya tepat sasaran.
"Kegiatan sosial ini sangat beragam, dan khusus operasi katarak, kami bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang untuk menyaring penerima manfaat yang tepat sasaran, dari Desil 1 hingga Desil 5, yang membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN," ujar Siti, Minggu, 31 Mei 2026.
Siti mengatakan, intervensi medis ini menyasar para penderita katarak yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Desil 1 sampai 5. Berdasarkan data registrasi di lapangan, tercatat sebanyak 66 pasien dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang hadir untuk menerima tindakan operasi.
Selain mendapatkan pemulihan fungsi penglihatan secara cuma-cuma, menurutnya para penerima manfaat yang telah dinyatakan stabil oleh tim dokter juga berhak membawa pulang bingkisan khusus dari Kementerian Sosial.
Guna mendukung kelancaran aksi massal ini, RSUD Kabupaten Tangerang menyiagakan empat kamar operasi sekaligus dengan dukungan penuh dari tim dokter spesialis dan perawat mata. RSUD Kabupaten Tangerang bahkan tetap membuka layanan poliklinik pada hari libur demi mengawal fase perawatan pasca-operasi (post operative care).
Direktur RSUD Kabupaten Tangerang, Endang Widyastiwi menyebut, kapasitas ruangan yang disediakan mampu menampung hingga 80 pasien guna mengantisipasi lonjakan kepesertaan.
Ketua Perdami Banten, Darmawan M Sophian mengungkapkan, operasi ini menerapkan teknologi modern bertajuk teknik Phacoemulsification (fakoemulsifikasi). Metode mutakhir ini dikatakannya dapat meminimalkan ukuran sayatan tanpa membutuhkan jahitan rumit, sehingga mempercepat proses regenerasi mata dan mempersingkat masa penyembuhan pasien.
Lebih dari 10 dokter spesialis mata diterjunkan untuk memastikan akurasi tindakan, lengkap dengan skema pemantauan berkala pada H+1 di RSUD dan H+7 di puskesmas domisili pasien.
"Pada operasi kali ini, kami menggunakan teknik Phacoemulsification. Teknik ini merupakan metode operasi modern dengan luka minimal, tanpa jahitan yang menyulitkan, proses tindakan yang cepat, serta masa penyembuhan yang jauh lebih singkat," ucap Darmawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....