Sepuluh Ribu Warga Pandeglang Akses Cek Kesehatan Gratis
- 16 Mei 2025 17:31 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Sejak diluncurkan pada bulan Februari 2025 lalu, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Pandeglang, sudah diakses oleh sekitar 10.967 jiwa. Hal ini menempatkan Pandeglang sebagai daerah dengan pemanfaatan CKG tertinggi di Provinsi Banten.
Program CKG merupakan inisiatif nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai hadiah ulang tahun bagi masyarakat.
“Alhamdulillah warga Pandeglang antusias sekali untuk ikut program CKG ini, dan harus terus kita upayakan agar masyarakat di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Pandeglang, setiap satu tahun sekali harus melakukan cek kesehatan,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Eniyati, Jumat (16/5/2025).
Baca juga: Warga Pandeglang Bisa Skrining Kesehatan Gratis saat Ultah
Dari 10 ribuan penduduk yang mengakses layanan CKG itu, didapati mayoritas keluhan penyakit masyarakat Pandeglang adalah Hipertensi dan Diabetes Melitus. Dari hasil diagnosis itu, petugas kemudian menyarankan masyarakat untuk melakukan pengobatan rutin.
Mengingat program ini hanya sebatas mendeteksi penyakit yang dialami masyarakat. Sementara untuk penanganannya, dilakukan secara terpisah.
“Ada yang mengarah hipertensi, DM (Diabetes Melitus) juga. Tapi kan begitu ketahuan langsung diobati dan terkontrol. Tujuan pemerintah itu bagus supaya tidak jatuh dalam kondisi kritis tiba-tiba,” kata dia.
Meski begitu, Eniyati menilai kesadaran masyarakat Pandeglang untuk memeriksa kesehatannya masih rendah. Sebab jumlah yang terdata itu masih kecil bila dibandingkan dengan penduduk Pandeglang yang diperkirakan mencapai 1,4 juta jiwa.
Baca juga: Dinkes Pastikan 36 Puskesmas di Pandeglang Layani Kesehatan Gratis
“Walaupun judulnya gratis, tapi susah juga. Memang orang peduli, sehat-sehat datang ke Puskesmas. Jadi perlu ditingkatkan, kalau dilihat jumlah penduduk kita, tidak imbang,” ujar Eniyati.
Oleh karenanya, dia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis ini setahun sekali. Bahkan kini layanannya tidak hanya pada saat berulang tahun, tetapi bisa diakses kapan saja dalam kurun waktu satu tahun.
“Ada perubahan konsep bahwa CKG itu bukan hanya di hari ulang tahun, tapi bisa di luar bulan ulang tahun. Yang penting satu tahun satu kali. Tujuannya untuk mendeteksi dini faktor risiko,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....