Dinkes Serang Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus

  • 03 Jun 2026 10:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Dinas Kesehatan Kota Serang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah Kota Serang. Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang ditularkan melalui paparan urin, kotoran, maupun air liur tikus tersebut.

Ketua Tim Surveilans Imunisasi Krisis Kesehatan Haji dan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Serang, Herawati, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan melalui sistem surveilans yang berjalan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi secara dini apabila ditemukan kasus yang mengarah pada infeksi hantavirus.

Menurut Herawati, hingga kini belum ada laporan kasus hantavirus yang masuk dari puskesmas maupun rumah sakit di Kota Serang. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat penyakit tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius apabila tidak ditangani dengan cepat.

“Sejauh ini belum ada laporan yang masuk dari puskesmas maupun Rumah Sakit ya harapannya sih, mudah-mudahan enggak ada,” katanya dalam program Banten Menyapa RRI Pro 1 Banten, Rabu 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan Kota Serang telah memperkuat sistem pemantauan dan pelaporan penyakit melalui petugas surveilans di fasilitas kesehatan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terus dilakukan sebagai langkah pencegahan utama.

Herawati menuturkan hantavirus dapat menular melalui partikel udara yang tercemar kotoran atau urin tikus, maupun kontak langsung dengan benda yang telah terkontaminasi. Gejala awal penyakit tersebut antara lain demam, mual, muntah, nyeri otot, hingga gangguan pernapasan pada kondisi yang lebih berat.

Dinas Kesehatan Kota Serang mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, serta menutup akses masuk tikus ke dalam rumah. Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi penyakit menular, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....