Cara Mudah Merawat Alat Musik Bambu Ala Boeatan Tjibalioeng
- 18 Mei 2024 13:37 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Bambu sudah lama dekat dengan kehidupan manusia. Bahkan kehadirannya telah menjadi identitas sekaligus ikon budaya rural komunitas nusantara. Telah sejak lama masyarakat mengenalnya untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai sarana hiburan melalui alat musik.
Dalam khazanah musik, ada bahan atau instrumen bambu yang dominan, ada yang sebagai pendukung, ada yang menyeluruh. Bagi masyarakat Banten Selatan, alat musik bambu menjadi budaya yang tak terpisahkan.
Baca juga: Calung Renteng, Alat Musik Tradisional Khas Banten
Ada banyak alat musik khas Banten yang terbuat dari bambu. Misalnya saja calung renteng, calung bumbung, toleat, rengkong, hatong, gong lodong, angklung buhun, karinding, dan suling kumbang. Karena terbuat dari alam, maka alat musik bambu perlu mendapatkan perawatan khusus agar memiliki usia yang panjang.
Ketua Ekosistem Boeatan Tjibalioeng, sebuah lembaga kebudayaan yang berdomisili di Pandeglang Selatan, Rizal Mahfud, membeberkan cara merawat alat musik yang terbuat dari bambu. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah penggunaan jenis bambu dan penyimpanan alat musiknya.
“Pemilihan bambu hitam secara estetika juga bagus, kemudian ketebalan bambu juga pas, tidak terlalu tebal maupun terlalu tipis, dan hal itu membuat lebih awet,” kata Rizal kepada RRI dalam Dialog Pagi, Sabtu (18/5/2024).
Baca juga: Lembaga Kebudayaan di Pandeglang Cetak 10 Perajin Alat Musik Bambu
Rizal mengatakan, bambu bisa direndam air bersama dengan daun bambunya. Hal ini dapat memperpanjang masa pakai alat musik berbahan bambu. Selain itu harus diperhatikan juga tempat penyimpanan, yang harus menghindari sinar matahari.
“Alat musik tidak terlalu sering terpapar sinar matahari secara langsung, baik ketika digunakan maupun ketika disimpan,” kata pria yang juga aktif memainkan seruling dan calung renteng ini.
ia menyebut, masa pakai alat musik bambu dapat mencapai sepuluh tahun dengan perawatan yang baik. Agar tidak berjamur, alat musik berbahan bambu dapat dilakukan perawatan secara tradisional maupun secara kimia.
Baca juga: Kelas Gamelan Sunda, Upaya PCH Lestarikan Seni Musik Tradisional
“Kita dapat menggunakan rendaman tembakau dan bawang yang direndam, difermentasi beberapa hari, kemudian disemprotkan ke alat musik. Dapat juga menggunakan pernis langsung,” ujar Rizal.
Menurut pria asli Cibaliung ini, tip di atas dapat diterapkan pada semua alat musik yang berbahan bambu, misal calung renteng, calung bumbung, angklung buhun, seruling dan lain-lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....