Generasi Muda Perlu Perkuat Iman di Era Digital

  • 25 Sep 2025 08:52 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi, generasi muda dituntut untuk semakin memperkuat kecerdasan spiritual agar tidak terperdaya oleh derasnya informasi digital. Hal ini disampaikan Ustad Deni Rusli dalam program Mutiara Pagi di RRI, Kamis (25/9/2025) mengenai pentingnya membangun keseimbangan antara iman dan teknologi.

Menurutnya, manusia diciptakan dengan empat potensi utama, yaitu hidup, gerak, akal pikiran, dan hati. Dari potensi hati inilah lahir kecerdasan spiritual yang menjadi penuntun utama dalam menghadapi tantangan zaman. “Kita tidak boleh diperbudak oleh teknologi. Gunakan secukupnya, kendalikan, dan jadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.

Ia menambahkan, generasi muda seringkali lebih banyak berinteraksi dengan gawai dibandingkan dengan memperbanyak ibadah. Padahal, kecerdasan spiritual lah yang mampu menjadi benteng dalam menyeleksi informasi dan membentuk karakter. “Lebih sering kita memijit handphone daripada memijit tasbih. Ini tanda bahwa kita harus segera memperbaiki diri,” katanya.

Dalam pandangannya, ada tiga prinsip utama untuk membangun kecerdasan spiritual di era digital. Pertama, zuhud teknologi, yaitu tidak diperbudak oleh gawai dan media sosial. Kedua, nalar kritis dalam menyaring informasi, khususnya terkait agama, agar tidak terjebak pada hoaks atau fitnah. Ketiga, spiritualitas privat, yaitu menjaga ibadah dan doa tetap tulus tanpa perlu selalu dipublikasikan.

Ustad Deni juga mengingatkan pentingnya pendidikan holistik sejak dini, di mana anak-anak tidak hanya dibekali penguasaan teknologi, tetapi juga diperkuat dengan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia. “Kalau sejak kecil dibiasakan ibadah, maka ketika dewasa mereka tidak akan larut oleh arus digital. Mereka tetap teguh menjaga iman,” ucapnya.

Dengan memperkuat iman dan akhlak, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, bukan sebaliknya. Spiritualitas yang kokoh akan melahirkan karakter kuat, bijaksana, dan siap menghadapi dinamika era digital dengan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....