Bahasa Inggris Jadi Kebutuhan Generasi Muda
- 26 Jul 2026 14:14 WIB
- Banten
Poin Utama
- Kemampuan berbahasa Inggris telah berubah dari sekadar nilai tambah menjadi kebutuhan esensial di tengah globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
- Penguasaan bahasa Inggris membuka peluang lebih luas dalam pendidikan, pekerjaan, dan komunikasi internasional bagi masyarakat.
- Perkembangan dunia digital membuat batas antar negara semakin terbuka, sehingga generasi muda dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
RRI.CO.ID, Serang - Kemampuan berbahasa Inggris dinilai tidak lagi sekadar menjadi nilai tambah, tetapi telah berkembang menjadi kebutuhan di tengah pesatnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Penguasaan bahasa Inggris dinilai membuka lebih banyak peluang dalam pendidikan, pekerjaan, maupun komunikasi internasional.
Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Untirta, Miftahul Ilmi mengatakan, perkembangan dunia digital membuat batas antarnegara semakin terbuka. Kondisi tersebut menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
“Bahasa Inggris saat ini sudah bukan kebutuhan lagi, tetapi sudah seperti kebutuhan pokok,” katanya dalam dialog English Corner bersama RRI Pro 2 Banten, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurutnya, penggunaan bahasa Inggris tidak selalu dilakukan dengan penutur asli dari Inggris maupun Amerika Serikat. Dalam banyak situasi, bahasa Inggris justru menjadi bahasa penghubung antara masyarakat dari berbagai negara.
Ia menjelaskan seseorang tidak perlu menunggu memiliki kemampuan sempurna untuk mulai berkomunikasi. Yang terpenting adalah keberanian mencoba dan membangun kebiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.
“Intinya harus berani dan dimulai dari hal-hal kecil. Jangan menunggu benar-benar lancar baru mulai berbicara,” ujarnya.
Miftahul mengatakan kesempatan belajar bahasa Inggris kini semakin terbuka berkat hadirnya berbagai media digital. Masyarakat dapat memanfaatkan film, lagu, media sosial, maupun gim sebagai sarana meningkatkan kemampuan bahasa secara bertahap.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak minder ketika menggunakan bahasa Inggris di depan orang lain. Menurutnya, rasa percaya diri merupakan faktor penting yang akan membantu seseorang berkembang lebih cepat dalam menguasai bahasa asing.
“Tetap berlatih bahasa Inggris apa pun medianya dan jangan pedulikan komentar orang. Yang penting terus belajar dan percaya diri,” ucapnya.
Melalui pembiasaan menggunakan bahasa Inggris sejak dini, Miftahul berharap generasi muda mampu meningkatkan daya saing di tingkat global. Kemampuan tersebut dinilai akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan, dunia kerja, dan perkembangan teknologi yang semakin kompetitif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....