Pendidikan Islam Bentuk Akhlak Generasi Emas
- 13 Agt 2025 07:11 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Pembentukan akhlak menjadi inti dari pendidikan Islam dalam mencetak generasi emas yang berkualitas. Hal ini disampaikan Burhanudin Shiddiq, Ketua Bidang DPW Bakomubin Provinsi Banten, saat berdialog dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Banten, Rabu (13/8/2025).
Menurut Burhanudin, akhlak yang baik adalah modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan zaman. “Ilmu pengetahuan akan sempurna jika dibarengi dengan akhlak yang mulia. Tanpa akhlak, ilmu bisa disalahgunakan,” ujarnya.
| Baca juga: Aspirasi Ekraf Banten Dibawa ke Pusat |
Ia menambahkan, pendidikan Islam telah mengajarkan prinsip-prinsip akhlak sejak dini, mulai dari menghormati orang tua, bersikap jujur, menjaga amanah, hingga peduli terhadap sesama. Nilai-nilai ini harus terus dipraktikkan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. “Orang tua, guru, dan lingkungan harus bersinergi. Pendidikan Islam bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, di tengah derasnya arus teknologi dan informasi dan pengaruh budaya luar, generasi muda harus dibentengi dengan pendidikan karakter yang kuat agar tidak terjerumus pada pengaruh negatif. Pendidikan Islam yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari, menurutnya, menjadi solusi untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul. “Teknologi itu penting, tapi tanpa akhlak yang kokoh, kemajuan justru bisa membawa kerusakan moral,” ujarnya.
Burhanudin juga menekankan peran orang tua dan guru sebagai teladan dalam membentuk perilaku anak. Keteladanan dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat. “Anak-anak akan lebih mudah meniru perbuatan baik yang dilihat setiap hari daripada hanya mendengar teori,” ujarnya.
Pembinaan akhlak tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui proses yang berkesinambungan. Burhanudin optimistis, dengan penguatan akhlak melalui pendidikan Islam, generasi emas Indonesia akan menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga luhur budi pekertinya dan siap memberi kontribusi positif bagi bangsa. (Trixie Sondang Milka)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....