Literasi Digital Jadi Kunci Hadapi Maraknya Hoaks di Media Sosial
- 12 Jun 2026 14:01 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Peringatan Hari Media Sosial 2026 yang diperingati setiap tanggal 10 Juni, menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi digital dinilai menjadi benteng utama dalam menghadapi penyebaran hoaks dan disinformasi yang semakin sulit dikenali.
Ketua Umum Influencer dan Content Creator Network (ICN) Banten, Ovie Rambo Banten mengatakan, perkembangan media sosial yang sangat pesat menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat. Menurutnya, pengguna media sosial harus terus meningkatkan kemampuan memahami dan menyaring informasi yang diterima.
Ia menilai rendahnya minat membaca masih menjadi persoalan yang memicu kesalahpahaman terhadap berbagai informasi yang beredar. Banyak pengguna media sosial hanya membaca judul tanpa memahami isi informasi secara utuh.
Kondisi tersebut diperparah dengan kemunculan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang membuat informasi palsu semakin sulit dibedakan dengan informasi yang benar. Akibatnya, masyarakat berpotensi terjebak pada informasi yang menyesatkan.
“Lagi-lagi kita harus nomor satukan literasi. Karena kekurangannya baca di masyarakat akhirnya literasi-literasi yang bermunculan saat ini apalagi era sosial media, caption aja kadang enggak dibaca, judulnya aja berita kadang-kadang dibaca tanpa memahami isinya,” ujarnya dalam program Banten Menyapa di RRI Pro 1 Banten pada Rabu, 10 Juni 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi informasi melalui berbagai sumber sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu informasi. Langkah sederhana seperti mencari referensi tambahan dan bertanya kepada pihak yang kompeten dapat mengurangi risiko penyebaran hoaks.
Ia berharap upaya peningkatan literasi digital dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, media massa, akademisi, dan komunitas masyarakat sehingga tercipta ruang digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....