Libatkan Banyak Seniman, “Perjalanan Panjang” Hidupkan Lagi Ruang Kreatif di Pandeglang
- 03 Jul 2023 11:29 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Pameran Tunggal Gebar Sasmita bertajuk "Perjalanan Panjang" yang digelar sejak 24 Juni 2023, sukses menarik perhatian publik. Pameran tersebut tidak hanya menjadi ajang memamerkan lebih dari 50 karya Gebar Sasmita, tetapi juga menjadi momen re-aktivasi Bale Budaya sebagai ruang kreatif bagi masyarakat.
Pasalnya, pameran itu mampu melibatkan seniman dan pelaku kreatif dari berbagai daerah dengan turut mempersembahkan sajian karya pertunjukan, lokakarya, hingga melukis on the spot sebagai kegiatan pendukung.
Baca juga:
Gebar Sasmita Tampilkan Puluhan Karya Ekspresionisnya dalam “Perjalanan Panjang”
Sebut saja pementasan "Deteriorasi" dari grup Teater Empat Setia Budhi (Rangkasbitung), ada pula Edi Bonetski (Tangerang) yang menyajikan performance art merespons karya-karya Gebar Sasmita, pertunjukkan wayang dari dalang Aming Ajen yang diiringi oleh Katresna Ethnic, dan performance art dari Muklis “Madre” yang dikenal sebagai penari kontemporer Pandeglang. Dia berkolaborasi dengan monolog Gebar Sasmita.
Ramainya dukungan dari para seniman dan budayawan terhadap kegiatan ini, sejalan dengan tujuan penyelenggaraan pameran seni yang diinisiasi oleh Pandeglang Creative Hub dalam mewujudkan kembali fungsi Bale Budaya Pandeglang sebagai ruang berkarya dan ruang apresiasi bagi pelaku kreatif.
"Dari dukungan berbagai pihak terhadap pameran ini, kita dapat melihat betapa pentingnya ruang publik sebagai tempat bagi para seniman dan pelaku kreatif untuk mengekspresikan karyanya. Kami sangat mengapresiasi antusias rekan-rekan yang turut bergotong royong dan mempersembahkan karyanya untuk memeriahkan kegiatan ini," ujar salah satu pengurus Pandeglang Creative Hub, Tirta Nugraha Pratama, Senin (3/7/2023).
Baca juga:
Swara Jalawara Hawara, Pertunjukan Musik dari Tradisi Huma
Ia membeberkan, kebijakan-kebijakan yang ada juga perlu dipertimbangkan agar tidak menghambat para seniman dan budayaan dalam upaya pemajuan budaya di Pandeglang. Bale Budaya sebagai ruang publik, dapat menjadi tempat ruang ekspresi kebudayaan, termasuk mendukung terciptanya ekosistem kebudayaan yang lebih sinergis.
"Terlebih, sejak tahun 2017, pemerintah pusat punya Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan sebagai dasar regulasi yang mengatur pentingnya ruang publik sebagai sarana pemajuan kebudayaan. Tentunya, Pemerintah Daerah, baik provinsi maupun kabupaten, punya kewajiban untuk merealisasikan regulasi tersebut, sesuai kewenangannya," ujar Tirta.
Baca juga:
Untirta Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan Ekonomi Kreatif
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Yana Heryana, menyambut baik aktivasi Bale Budaya sebagai ruang kreatif. Ia juga berharap, kegiatan ini bisa menjadi katalisator pengembangan seni dan budaya melalui pemanfaatan ruang publik.
"Saya harap, seniman dan budayawan di Pandeglang tidak sungkan untuk menggelar kegiatan di Bale Budaya. Kami sangat mendukung program-program kreatif, khususnya yang berkaitan dengan pemajuan kebudayaan di daerah," ucap Yana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....