Tradisi Rujakan Kesti TTKKDH Catatkan Rekor MURI
- 21 Sep 2025 10:08 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Festival Kesenian Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) yang berlangsung di Alun-alun Kota Serang tahun ini menorehkan sejarah baru. Museum Rekor Indonesia (MURI) menganugerahkan rekor dunia untuk ritual tradisi rujakan dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 1.408 orang.
Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan keluarga besar Tjimande yang diwariskan turun-temurun dan kini ditampilkan sebagai identitas budaya Banten.
Baca juga: Festival TTKKDH Jadi Simbol Identitas Budaya Masyarakat
Ketua Umum Kesti TTKKDH, Wahyu Nurjamil, menjelaskan perlunya dukungan pemerintah daerah untuk memperluas dampak positif festival. Menurutnya, warisan budaya dari keluarga besar Tjimande harus tetap dijaga agar tidak hilang ditelan zaman.
“Rangkaian ini tidak berdiri sendiri, setiap tahun kami mencoba meletakkan pondasi kebanggaan bagi anak-anak kita. Ini bukti nyata keberadaan Kesti TTKKDH dalam menjaga warisan bangsa,” ucapnya, Sabtu (20/9/2025).
Ritual rujakan yang disajikan terdiri dari teh, kopi pahit, kopi manis, dan asam. Wahyu menjelaskan, masing-masing memiliki makna filosofis sebagai perjalanan hidup manusia. Kopi pahit menggambarkan fase kesulitan, sedangkan kopi manis melambangkan kemanisan hidup sebagai balasan dari kesabaran. Filosofi itu mengajarkan setiap insan Kesti TTKKDH untuk yakin kepada Tuhan yang Maha Mengatur.
Baca juga: Gerakan Tanam Cabai di Kabupaten Tangerang Raih Rekor MURI
Selain itu, Wahyu menyambut baik dukungan Gubernur Banten yang mendorong agar festival Kesti TTKKDH masuk ke dalam agenda resmi pariwisata daerah. Menurutnya, keberlanjutan festival membutuhkan ekosistem kebudayaan yang dirancang bersama pemerintah daerah.
Tak hanya menjaga tradisi, Kesti TTKKDH juga menanamkan nilai budaya kepada generasi muda. Pendidikan karakter melalui tradisi puasa dan seni bela diri menjadi bagian penting untuk mengikat anak-anak dengan akar warisan leluhur, sekaligus memperkuat identitas masyarakat Banten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....