Gerakan Tanam Cabai di Kabupaten Tangerang Raih Rekor MURI
- 12 Agt 2024 20:44 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Upaya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang memasifkan gerakan tanaman cabai, berbuah penghargaan MURI Dunia dalam dalam Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen Terbanyak sebanyak 136.700 bibit cabai. Penanaman tersebut dilakukan secara serentak dan masih berlanjut hingga mencapai 141.700 bibit cabai.
Pencatatan Rekor MURI ini dilakukan secara serentak di 29 poktan, 100 KWT, 174 pemerintah desa/kelurahan, 800 KK penerima manfaat Penanganan Kemiskinan Ekstrem, dan 102 SD.
Baca juga: “Gercep” Cabai, Upaya Pemkab Tangerang Tekan Inflasi
"Hari ini kami Pemkab Tangerang melalui DPKP telah melaksanakan Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen Terbanyak, sehingga hasil dari penilaian MURI kami mendapatkan Rekor Muri Sedunia dengan total 141.700 bibit cabai. Insyallah, sampai September kami akan targetkan menjadi 190 ribu bibit cabai yang akan tersebar di seluruh Kabupaten Tangerang," ucap Pj Bupati Tangerang, Andi Ony, Senin (12/8/2024).
Ia menyampaikan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas cabai di wilayah Kabupaten Tangerang. Dia menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini.
"Ini adalah wujud nyata dari komitmen kita bersama dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang. Penanaman bibit cabai secara serentak ini bukan hanya sebuah pencapaian simbolis, tetapi juga langkah strategis untuk mendukung ekonomi masyarakat dan menekan inflasi akibat fluktuasi harga cabai,” kata dia.
Baca juga: Kendalikan Inflasi, Pj Bupati Tanam Cabai dengan Integrated Farming
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno menyampaikan, pemilihan tanaman cabai sebagai tanaman utama dalam program ini bukan tanpa alasan. Sebab, cabai merupakan salah satu tanaman yang memberikan kontribusi signifikan terhadap inflasi karena fluktuasi harganya yang tinggi.
"Kami memilih cabai rawit yang masa tanamnya 2-4 bulan dan bisa bertahan hingga 9 bulan. Jadi selama 9 bulan ke depan, masyarakat dapat memanfaatkan hasil panen untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....