Semangat Adi Mengaspal Demi Masa Depan Keluarga Tercinta
- 08 Jul 2026 17:02 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pagi baru saja menyingsing di Kota Rangkasbitung. Jalanan mulai dipenuhi kendaraan yang bergegas menuju tempat aktivitas. Di antara hiruk pikuk itu, seorang pengemudi ojek online tampak bersiap memulai pekerjaannya. Namanya Adi, warga asli Kecamatan Leuwidamar, yang tinggal mengontrak di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Sejak tiga tahun terakhir, ia menggantungkan hidup sebagai pengemudi ojek online di Kota Rangkasbitung. Profesi itu dipilih setelah dirinya memutuskan berhenti bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan di Jakarta. Keputusan tersebut diambil demi mencari pekerjaan yang lebih dekat dengan keluarga.
Bagi Adi, bekerja di kampung halaman memberikan kesempatan untuk tetap berada di dekat istri dan anaknya. Meski harus menghadapi ketidakpastian penghasilan, ia tetap menjalani profesi itu dengan penuh kesabaran. Setiap hari, aktivitasnya dimulai sejak selesai menunaikan salat Subuh.
Dengan sepeda motor dan telepon genggam di tangan, ia mulai menunggu orderan pertama. Matanya hampir tidak pernah lepas dari layar ponsel. Bunyi notifikasi menjadi harapan yang selalu dinantikan sebagai tanda datangnya pelanggan.
Namun, mendapatkan orderan kini tidak semudah beberapa tahun lalu. Jumlah pengemudi ojek online di Rangkasbitung terus bertambah sehingga persaingan semakin ketat.
Berjam-jam menunggu tanpa kepastian menjadi bagian dari rutinitas yang harus diterimanya. Meski begitu, Adi memilih tetap bertahan. "Sekarang cari orderan memang lebih susah. Driver semakin banyak, sedangkan penumpangnya tidak bertambah banyak. Kadang sudah lama nunggu, belum tentu dapat orderan," ujar Adi,Rabu, 8 Juli 2026.
Dalam sehari, Adi bekerja hingga malam menjelang. Waktu istirahatnya sangat terbatas karena ia ingin memaksimalkan peluang mendapatkan penumpang. Saat orderan sedang ramai, ia mampu membawa pulang penghasilan sekitar Rp100 ribu dalam sehari. Nominal itu sudah termasuk hasil mengantar penumpang maupun pesanan lainnya.
Namun kondisi tersebut tidak selalu terjadi. Ada kalanya ia hanya memperoleh penghasilan seadanya karena sepinya pesanan. "Kalau lagi ramai bisa bawa pulang sekitar seratus ribu rupiah. Tapi kalau sepi, kadang jauh di bawah itu. Yang penting tetap jalan dan tetap berusaha," katanya.
Sebagai ayah dari satu anak, Adi menyadari bahwa setiap rupiah yang diperoleh memiliki arti besar bagi keluarganya. Karena itu, ia tidak ingin menyerah meski tantangan semakin berat.
Baginya, keluarga adalah alasan utama untuk terus bekerja. Senyum istri dan anak menjadi penyemangat yang selalu menguatkan langkahnya. "Saya kerja buat istri dan anak. Mereka yang bikin saya tetap semangat walaupun capek atau orderan lagi sepi," ucapnya.
Dalam bekerja, Adi tidak pernah memilih-milih pesanan yang masuk. Selama masih mampu dikerjakan, ia akan menerimanya. Tak jarang ia mendapat orderan mengantar penumpang hingga ke Kota Serang. Perjalanan yang cukup jauh itu tetap dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Adi, setiap orderan adalah rezeki yang patut disyukuri. Ia meyakini bahwa menolak pekerjaan tanpa alasan hanya akan mengurangi kesempatan memperoleh penghasilan. "Saya punya prinsip, rezeki jangan ditolak. Selama masih sanggup dan aman dijalani, saya ambil saja orderannya," ujarnya.
Di balik kesibukan jalan raya, Adi harus menghadapi panas matahari, debu jalanan, hujan, hingga asap knalpot kendaraan yang setiap hari menjadi teman perjalanan. Risiko pekerjaan itu sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Meski tubuh sering lelah, ia tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada setiap penumpang. Harapan sederhana selalu tersimpan di dalam benaknya.
Suatu hari nanti, ia ingin memperoleh pekerjaan yang lebih baik dengan penghasilan yang lebih layak. "Saya berharap ke depan ada pekerjaan yang lebih baik. Yang penting bisa membuat kehidupan keluarga saya lebih sejahtera," ucapnya penuh harap.
Di tengah kerasnya persaingan mencari nafkah, Adi membuktikan, semangat, kerja keras, dan cinta kepada keluarga mampu menjadi bahan bakar untuk terus melangkah. Kisahnya menjadi potret perjuangan banyak pengemudi ojek online yang setiap hari mengaspal demi masa depan orang-orang tercinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....