Media Sosial Dongkrak Penjualan Pisang Goreng Madu Mamih
- 23 Jun 2026 07:36 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan usaha Pisang Goreng Madu Mamih yang berlokasi di kawasan Pakupatan, Kota Serang. Melalui platform digital, seperti TikTok dan Instagram, usaha kuliner yang baru dirintis pada 2025 itu berhasil menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan secara signifikan.
Pemilik Pisang Goreng Madu Mamih, Annisa Rabbany, mengatakan perkembangan teknologi telah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar. Karena itu, pihaknya memanfaatkan media sosial sebagai sarana mengenalkan produk kepada masyarakat.
Menurut Annisa, strategi pemasaran digital dilakukan melalui pembuatan berbagai konten yang menampilkan proses produksi, keunikan produk, hingga aktivitas penjualan sehari-hari. Konten tersebut dikemas mengikuti tren yang sedang berkembang agar lebih mudah menjangkau pengguna media sosial.
"Kalau dari TikTok, view kami sudah hampir 40 ribu. Itu benar-benar berpengaruh terhadap penjualan dan membuat lebih banyak orang mengenal produk kami," ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Senin, 22 Juni 2026.
Selain memanfaatkan TikTok dan Instagram, Pisang Goreng Madu Mami juga hadir di berbagai platform layanan pesan antar makanan seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Kehadiran di platform digital tersebut memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan pemesanan tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha.
Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, Annisa menilai pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, media sosial bukan hanya sarana promosi, tetapi juga menjadi alat untuk membangun kedekatan dengan konsumen dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk.
"Kami harus terus relevan dengan perkembangan zaman. Konten juga harus mengikuti tren agar produk tetap dikenal dan diperhatikan konsumen," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....