Tenun Baduy Jadi Produk Unggulan Fashion OC.id

  • 11 Feb 2026 15:11 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Jenama Fashion OC.id berkomitmen mempromosikan wastra tenun Baduy sebagai salah satu kekayaan budaya khas Banten. Bagi Fashion OC.id, mengenalkan wastra tenun Baduy sebagai salah satu kekayaan Banten, karena merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai masyarakat Banten.

Pemilk Fashion OC.id, Oka mengatakan, usahanya ini fokus mengankat kain tradisional baduy sebagai produk unggulan. Baginya, pemilihan wastra tenun Baduy sebagai etalase bagian dari melestarikan serta memperkenalkan kain khas daerahnya ke pasar yang lebih luas.

“Sebagai orang Banten, saya merasa punya tanggung jawab untuk mengenalkan tenun Baduy lebih luas. Kain ini bukan hanya indah, tapi juga punya nilai budaya yang tinggi,” katanya, Rabu, 11 Februari 2026.

Baca juga: Tas Selempang Tenun Baduy Jadi Daya Tarik

Menurutnya, tenun Baduy memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kain tradisional lainnya. Selain proses pembuatannya yang masih tradisional, setiap motif menyimpan nilai filosofi dan cerita budaya yang kuat.

Ia menjelaskan, kain Banten khususnya tenun Baduy memiliki keindahan pada kesederhanaannya. Motif-motif yang dihadirkan cenderung sederhana, namun penuh makna dan memiliki ciri khas yang mudah dikenali.

Salah satu motif yang paling banyak diminati konsumen adalah motif swas songket. Motif ini menjadi favorit karena tampil elegan, namun tetap mempertahankan identitas tradisionalnya.

Baca juga: Deallova Buat Sepatu dengan Bahan Tenun Baduy

Selain swas songket, terdapat pula motif adu mancung dan beberapa motif khas lainnya yang juga menarik minat pasar. Setiap motif memiliki karakter berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera pelanggan.

Dalam hal pemasaran, Fashion OC.id aktif mengikuti berbagai event dan pameran, baik di tingkat lokal maupun luar daerah. Strategi ini dilakukan untuk memperluas jaringan sekaligus memperkenalkan tenun Baduy kepada masyarakat yang lebih luas.

Tak hanya melalui pameran, pemasaran juga dilakukan secara digital melalui media sosial seperti Instagram serta marketplace Tokopedia. Langkah ini dinilai efektif untuk menjangkau konsumen secara nasional.

Baca juga: Kerajinan Baduy Diminati Wisatawan Nusantara

Untuk produksi, pihaknya menyesuaikan dengan permintaan pelanggan. Namun, Fashion OC.id juga memiliki target produksi sekitar 300 potong setiap bulan guna menjaga konsistensi usaha.

Harga produk yang ditawarkan berkisar mulai Rp800 ribu hingga jutaan rupiah per potong, tergantung motif dan tingkat kerumitan pengerjaan. Oka berharap, melalui upaya ini, tenun Baduy semakin dikenal dan mampu mendukung kesejahteraan para pengrajin lokal di Banten.

Rekomendasi Berita