Bank Indonesia Lakukan Kas Keliling Hingga Pelosok Banten
- 10 Mar 2026 09:35 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil. Upaya tersebut dilakukan melalui layanan kas keliling yang menjangkau berbagai daerah di Provinsi Banten.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten melaksanakan layanan kas keliling bekerja sama dengan perbankan serta sejumlah instansi terkait. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran peredaran uang rupiah sekaligus mengganti uang yang sudah tidak layak edar di masyarakat.
Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Arman Johansyah mengatakan, layanan tersebut difokuskan pada daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan.
“Kami melakukan layanan kas keliling di beberapa wilayah seperti Kabupaten Lebak dan Pandeglang untuk memastikan masyarakat di daerah tersebut tetap mendapatkan akses penukaran uang,” ujarnya kepada RRI pada Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan kas keliling telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan seperti Cibaliung, Bayah, hingga wilayah lainnya yang berada cukup jauh dari pusat layanan keuangan. Program tersebut juga dilakukan menjelang Ramadan dan Idulfitri untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai di masyarakat.
Ia menjelaskan layanan kas keliling tersebut bertujuan memudahkan masyarakat untuk memperoleh uang layak edar sekaligus mengganti uang yang sudah rusak. “Melalui kas keliling ini masyarakat dapat menukarkan uang yang sudah lusuh atau tidak layak edar dengan uang yang baru,” katanya.
Selain wilayah daratan, Bank Indonesia juga menjangkau daerah kepulauan di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan aparat TNI Angkatan Laut untuk menghadirkan layanan kas kapal ke pulau-pulau yang sulit dijangkau transportasi darat.
Ia menambahkan Bank Indonesia juga memperluas jangkauan layanan hingga wilayah kepulauan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses penukaran uang. “Kami juga melakukan layanan kas kapal ke wilayah kepulauan seperti Pulau Panjang dan Pulau Tunda agar masyarakat di sana tetap mendapatkan layanan penukaran uang,” ujarnya.
Menurut Arman, kegiatan kas keliling tidak hanya bertujuan menyediakan uang layak edar bagi masyarakat. Program ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal ciri keaslian uang rupiah serta cara merawat uang dengan baik.
Ia menambahkan masyarakat diimbau untuk menukarkan uang melalui layanan resmi yang disediakan Bank Indonesia maupun perbankan. Langkah ini dinilai lebih aman serta membantu menjaga kualitas peredaran uang rupiah di masyarakat.
Dengan adanya layanan kas keliling hingga wilayah pelosok, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh uang layak edar tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota. Program ini sekaligus memperkuat komitmen Bank Indonesia dalam menjaga ketersediaan dan kualitas uang rupiah di seluruh wilayah Provinsi Banten.