Investasi Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja

  • 11 Feb 2026 17:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Arus investasi yang terus meningkat di Provinsi Banten dinilai menjadi motor utama penguatan ekonomi daerah sepanjang 2025. Bank Indonesia mencatat, pertumbuhan ekonomi Banten mencapai 5,37 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi signifikan sektor investasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, menjelaskan bahwa investasi memiliki peran strategis dalam memperbesar kapasitas produksi dan menciptakan efek berganda terhadap sektor lain. “Investasi itu memperbesar kapasitas ekonomi kita. Ketika kapasitas meningkat, peluang usaha terbuka dan tenaga kerja terserap lebih banyak,” ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Rabu, 11 Februari 2026.

Ia menuturkan, sektor industri pengolahan masih menjadi primadona investor, terutama di kawasan industri Cilegon dan sekitarnya. Selain itu, investasi di bidang transportasi, pergudangan, telekomunikasi, serta real estate juga menunjukkan tren positif. Peningkatan ini turut ditopang oleh letak geografis Banten yang strategis dan berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

Menurut Ameriza, dampak investasi tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar, tetapi juga oleh pelaku UMKM. Aktivitas industri yang tumbuh akan mendorong kebutuhan rantai pasok, jasa logistik, hingga konsumsi rumah tangga. “Ketika orang bekerja, pendapatannya meningkat. Dari situ konsumsi naik, ekonomi berputar lebih cepat,” katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha perlu diperkuat agar iklim investasi tetap kondusif. Kemudahan perizinan, kepastian hukum, dan dukungan infrastruktur menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor.

“Kalau investasi terus tumbuh, maka pertumbuhan ekonomi bisa terjaga, pengangguran berkurang, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ucap Ameriza. BI optimistis, dengan stabilitas ekonomi yang terjaga, arus investasi ke Banten akan terus meningkat dan mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....