Bulog Masih Buka Peluang Kerja Sama dengan Koperasi Merah Putih

  • 11 Agt 2026 05:55 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Perum Bulog Cabang Lebak-Pandeglang masih membuka peluang kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam penyediaan sejumlah bahan pokok bagi masyarakat. Kerja sama tersebut mencakup penyediaan berbagai kebutuhan pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu yang nantinya dapat disalurkan melalui koperasi.

Kepala Cabang Bulog Lebak-Pandeglang, Muhamad Syaukani, mengatakan pihaknya terbuka terhadap kerja sama dengan koperasi desa merah putih sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah. "Bulog Cabang Lebak-Pandeglang masih membuka peluang kerja sama dengan koperasi desa merah putih, terutama dalam penyediaan bahan pokok," kata Muhamad Syaukani di Lebak, Senin, 10 Agustus 2026.

Keberadaan koperasi desa merah putih dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa. Kerja sama dengan Bulog juga diharapkan dapat membantu koperasi menyediakan kebutuhan pangan dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, komoditas yang dapat disuplai Bulog kepada koperasi meliputi beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu. "Harga suplai bahan pokok ke koperasi desa merah putih tetap sama seperti harga kerja sama dengan mitra Bulog lainnya," ujarnya.

Dengan ketentuan tersebut, koperasi desa merah putih akan mendapatkan mekanisme harga yang sama sebagaimana mitra Bulog yang telah menjalin kerja sama selama ini. Syaukani menilai kerja sama tersebut menjadi bagian dari dukungan Bulog terhadap program pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. "Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam membantu ekonomi kerakyatan melalui koperasi merah putih," katanya.

Ia menambahkan, Bulog siap menjalin komunikasi dengan koperasi yang telah memiliki kesiapan untuk menjalankan kegiatan usaha. Namun, hingga saat ini jumlah Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Lebak dan Pandeglang yang telah bekerja sama dengan Bulog masih terbatas.

Tercatat baru sekitar 30 KDMP di wilayah Lebak dan Pandeglang yang telah menjalin kerja sama dengan Bulog. Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan dengan keseluruhan koperasi desa merah putih yang berada di kedua wilayah tersebut.

Kondisi itu salah satunya disebabkan sebagian besar koperasi desa merah putih masih belum mulai beroperasi secara penuh. Sebagian koperasi masih menunggu kesiapan gerai yang akan digunakan sebagai tempat menjalankan kegiatan usaha koperasi.

Selain kesiapan gerai, para pengurus koperasi juga masih menjalani proses persiapan sebelum kegiatan usaha dapat berjalan secara optimal. Para pengurus sebelumnya telah mengikuti pembinaan di tingkat pusat sebagai bagian dari persiapan pengelolaan koperasi desa merah putih.

"Sebagian besar koperasi masih menunggu kesiapan gerai dan para pengurus yang sebelumnya mengikuti pembinaan di pusat," ujar Syaukani.

Setelah berbagai persiapan tersebut selesai, koperasi diharapkan dapat segera menjalankan kegiatan usaha dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan dilakukan oleh para pengurus koperasi yang berada di bawah kewenangan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Bulog berharap semakin banyak koperasi yang siap beroperasi dapat menjalin kerja sama dalam penyediaan bahan pokok. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat peran koperasi sebagai bagian dari penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....