Stabilkan Harga, Bulog Pasok Pangan lewat KDMP
- 08 Jun 2026 15:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Cabang Lebak-Pandeglang memasok berbagai bahan pokok ke 30 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) guna membantu menstabilkan harga pangan di pasaran sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat distribusi pangan hingga tingkat desa dan kelurahan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Cabang Perum Bulog Lebak-Pandeglang,Muhammad Syaukani di Warunggunung, Senin, 8 Juni 2026, mengatakan kerja sama dengan KDMP terus diperluas untuk menjaga ketersediaan pangan di wilayah Lebak dan Pandeglang. Keterlibatan koperasi menjadi salah satu strategi efektif dalam memperpendek rantai distribusi sehingga harga pangan tetap terkendali.
“Kerja sama dengan 30 KDMP ini bertujuan untuk memenuhi ketersediaan bahan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” kata Syaukani.
Sejumlah komoditas yang dipasok melalui KDMP antara lain beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, tepung terigu, serta gula pasir. Untuk beras SPHP, Bulog menetapkan harga jual sebesar Rp11 ribu per kilogram sehingga dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.
Sedangkan harga minyak goreng disalurkan dengan harga Rp14.500 per liter melalui jaringan koperasi yang telah menjalin kemitraan dengan Bulog. Namun tepung terigu dan gula pasir dipasarkan secara komersial dengan harga yang tetap kompetitif dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.
“Untuk tepung dan gula pasir memang dijual secara komersial, tetapi harganya masih di bawah harga pasar sehingga tetap membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sejauh ini kerja sama antara Bulog dan KDMP berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Transaksi penjualan antara Bulog dan koperasi dilakukan secara kontan sehingga proses distribusi berjalan lebih cepat dan efisien. Pola transaksi tersebut dinilai mampu menciptakan kelancaran pasokan serta meminimalkan hambatan dalam penyaluran barang kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....