Disperindag  Pantau Stabilitas  Harga dan Ketersediaan Stok Bahan Pokok

  • 26 Mei 2026 06:30 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak terus melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional. Hal ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan secara rutin di beberapa pasar utama yang berada di wilayah Kabupaten Lebak, seperti Pasar Bayah, Pasar Cipanas, dan Pasar Sampay Warunggunung. Kepala Disperindag Kabupaten Lebak, Ruly Edward, di

Rangkasbitung, Senin, 25 Mei 2026, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi daya beli masyarakat.

Menurutnya, pemantauan harga sangat penting dilakukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok. “Pemantauan ini kami lakukan secara rutin agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan barang,” ujar Ruly Edwar.

Disperindag terus berkoordinasi dengan pedagang dan pengelola pasar guna memastikan distribusi barang berjalan lancar. Petugas juga memeriksa ketersediaan stok sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai, bawang merah, dan daging ayam.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok di pasar tradisional masih relatif stabil. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca dan distribusi barang dari daerah pemasok.

“Beberapa komoditas memang mengalami sedikit kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar dan stoknya tetap tersedia,” kata Ruly.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak ingin terjadi gejolak harga yang dapat membebani masyarakat, terutama menjelang momentum tertentu yang biasanya memicu peningkatan kebutuhan. Karena itu, kegiatan monitoring pasar akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

Petugas Disperindag juga mencatat perkembangan harga harian sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Selain memantau harga, petugas turut berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi dalam distribusi barang.

Menurut Ruly, stabilitas harga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi masyarakat tetap baik. “Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dan harganya tetap terjangkau,” ucapnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan segera mengambil langkah cepat apabila ditemukan lonjakan harga yang signifikan di lapangan. Langkah antisipasi tersebut di antaranya melalui koordinasi dengan distributor, pemasok, hingga instansi terkait lainnya.

Dengan adanya pemantauan rutin tersebut, diharapkan kondisi pasar di Kabupaten Lebak tetap stabil, aman, dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sejumlah pedagang mengaku harga beberapa kebutuhan pokok masih cenderung stabil dibandingkan pekan sebelumnya.

Mereka berharap kondisi pasar tetap kondusif sehingga aktivitas jual beli berjalan lancar dan daya beli masyarakat tetap terjaga. “Kami berharap pasokan barang terus lancar supaya harga tidak melonjak dan pembeli tetap ramai,” ujar Yahya salah seorang pedagang di Pasar Bayah.

Pemantauan pasar tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan perhatian pemerintah terhadap kondisi harga bahan pokok. Warga berharap pemerintah daerah terus hadir mengawasi pergerakan harga agar tidak terjadi permainan harga di tingkat pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....