Pasar Jedogan Ramaikan UMKM, Perputaran Uang Tembus Rp3 Miliar
- 25 Mar 2026 13:47 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Lonjakan aktivitas ekonomi terjadi di Pasar Jedogan, kawasan Pasar Lama, Kota Serang, menjelang Idulfitri. Dalam empat hari pelaksanaan, nilai transaksi dari ratusan pedagang diperkirakan mencapai Rp3 miliar.
Data tersebut dihimpun dari hasil pendataan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang. Sebanyak 180 stan resmi dan sekitar 50 lapak emperan tercatat beroperasi selama kegiatan berlangsung.
Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas jual beli di lokasi tersebut.
“Berdasarkan catatan pedagang, transaksi selama empat hari mendekati Rp3 miliar,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Sejak hari pertama, arus pengunjung terus meningkat, terutama pada sore hingga malam hari. Masyarakat memadati area pasar untuk memenuhi kebutuhan lebaran, mulai dari sandang hingga aneka kebutuhan rumah tangga.
Harga yang bersaing dan pilihan barang yang beragam menjadi daya tarik utama. Kondisi ini memberikan dampak langsung pada peningkatan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pasar Jedogan tidak hanya menjadi pusat transaksi musiman, tetapi juga ruang ekonomi yang menghidupkan pelaku usaha lokal. Momentum ini dinilai mampu menjaga perputaran uang tetap berada di tingkat masyarakat.
Pemerintah Kota Serang memastikan kegiatan tersebut tetap digelar setiap tahun. Penataan menjadi fokus utama agar pelaksanaan berikutnya lebih tertib dan mampu menampung lebih banyak pedagang.
Wahyu menyebutkan, opsi lokasi akan dikaji kembali menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Pasar Lama masih menjadi pilihan, namun peluang pemindahan ke lokasi yang lebih luas tetap terbuka.
“Penataan ke depan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan lokasi yang lebih memadai,” katanya.
Selain kapasitas, pengaturan arus pengunjung dan tata letak pedagang juga menjadi perhatian. Langkah ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan optimal tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat.
Tingginya capaian transaksi tahun ini menjadi indikator kuatnya daya beli masyarakat serta besarnya potensi UMKM di Kota Serang. Pemerintah daerah menargetkan penyelenggaraan berikutnya mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar dengan pengelolaan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....