Relokasi PKL Kembali Diundur, Pasar Seni akan Dibenahi
- 24 Jun 2025 15:02 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Wacana relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, serta Jalan RT. Hardiwinangun ke Pasar Kandang Sapi, yang kini berganti nama Pasar Seni, kembali mengalami penundaan.
Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyebut relokasi yang semula direncanakan pada Juni 2025 itu belum dapat dilaksanakan karena masih perlu dilakukan sejumlah pembenahan di lokasi baru.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Orok Sukmana, menjelaskan bahwa hasil rapat terakhir bersama pimpinan menyimpulkan perlunya penyempurnaan lebih lanjut terhadap fasilitas dan penataan di Pasar Seni, agar para pedagang merasa nyaman menempati tempat baru. “Kemarin rapat lanjutan mengenai relokasi, ini masih perlu penyempurnaan-penyempurnaan. Jadi pimpinan maunya masih perlu dilakukan penyempurnaan terkait tempat, supaya nantinya para pedagang itu bisa nyaman di tempat yang baru. Jadi belum bisa dilakukan bulan ini relokasinya,” ujar Orok saat dikonfirmasi, Selasa (24/6/2025).
Menurutnya, pembenahan Pasar Seni meliputi sejumlah aspek, termasuk bangunan, tata letak kios, serta fasilitas pendukung lainnya. “Karena masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki secara maksimal, agar nanti pedagang dan pembeli yang bertransaksi di situ nyaman,” katanya.
Sementara itu, Pemkab Lebak terus menggencarkan sosialisasi kepada para PKL yang akan direlokasi, agar proses perpindahan berjalan lancar dan tanpa penolakan. “Kita juga telah melakukan sosialisasi face to face kepada beberapa ratus pedagang kaki lima mengenai wacana relokasi itu sendiri,” ujar Orok.
Namun, hingga kini belum ada kepastian waktu pelaksanaan relokasi. Pemerintah daerah disebut masih menunggu kesiapan teknis dan administratif, serta respons dari para pedagang. “Pimpinan tidak memberikan batas waktu, berharap para pedagang itu secepatnya menyatakan kesediaannya untuk bisa pindah ke Pasar Seni. Jadi perlu persiapan-persiapan yang lebih matang,” ucapnya.
Dengan penataan yang lebih optimal dan komunikasi yang terus dibangun dengan para pedagang, Pemkab berharap relokasi ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menata kota dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di pusat niaga yang baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....