Gempa M 5,7 di Bayah Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

  • 03 Jan 2024 09:23 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Kecamatan Bayah, di Kabupaten Lebak, Banten Kembali diguncang gempa. Kali ini kekuatan gempa mencapai magnitudo 5,7 yang terjadi pada 3 Januari 2024, sekitar pukul 07.53 WIB.

Tidak hanya di Banten, gempa itu juga dirasakan hingga ke beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Cianjur, Garut, Lembang, Bandung Barat, dan Cimahi.

Baca juga:

Selama 2023, Banten Diguncang 1.609 Kali Gempa Bumi

Berdasarkan analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini berlokasi di laut pada jarak 77 kilometer arah Barat Daya Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 63 kilometer.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menerangkan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust),” ujarnya dalam siaran pers yang diterima RRI.

Baca juga:

Gempa Bayah Tak Dilaporkan Adanya Korban Jiwa

Deformasi adalah proses perubahan pada tubuh batuan akibat gaya yang bekerja padanya. Gaya yang bekerja tersebut disebut stress atau strain. Perubahan yang terjadi berupa perubahan posisi, bentuk, dan volume.

Daryono menyebut, hingga pukul 08.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. Namun begitu masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....