LPM Dompet Dhuafa Ajak Jurnalis "Luaskan Suara Kemanusiaan"

  • 12 Des 2023 19:10 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangsel: Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa mengajak puluhan jurnalis berdiskusi bertajuk "Luaskan Suara Kemanusiaan" di Situ Gintung, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten, Selasa (12/12/2023).

Kepala LPM Dompet Dhuafa, Moh. Noor Awaluddin Asjhar menuturkan, melalui layanan sosial, Dompet Dhuafa selalu berikhtiar dalam melayani masyarakat dengan maksimal. Pihaknya selalu berusaha agar bantuan yang diberikan dapat diterima penerima manfaat dengan baik dan memberikan dampak dalam kehidupannya.

Baca juga:

Dompet Dhuafa Kirim Ribuan Bantuan untuk Palestina

"Sehingga LPM Dompet Dhuafa bisa hadir memenuhi kebutuhan masyarakat baik untuk yang kekurangan secara materi, fisik, ataupun spiritual,” kata Awaluddin.

Dalam paparannya, dia menegaskan bahwa LPM adalah organ Dompet Dhuafa yang mengkonsentrasikan kegiatannya pada optimalisasi dana zakat dengan memberikan pelayanan terhadap mustahik dan masalah keumatan.

"Sebagai upaya pemenuhan pelayanan kebutuhan dasar kepada masyarakat, baik material maupun spiritual. LPM Dompet Dhuafa menjalankan programnya berdasarkan 3 pilar program yaitu Pelayanan, Pemberdayaan, dan Pembinaan," ujar dia.

Baca juga:

LKC Dompet Dhuafa Hadirkan Inovasi Edukasi TBC di SMAN 1 Warunggunung

Untuk memberikan jangkauan layanan yang lebih efektif dan efisien, maka dalam pelaksanaan program mengoptimalkan kerelawanan serta bersinergi dengan aset lembaga lokal sehingga dapat menumbuhkan kerelawanan di masyarakat, salah satunya dengan media.

Dalam kesempatan yang sama, LPM Dompet Dhuafa juga memberikan bantuan bagi penyandangan disabilitas dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional.

"Penerima manfaat dihadirkan dalam sesi penerimaan bantuan berupa Sepatu Afo, Alat Bantu Berjalan, dan Alat Bantu Dengar," ucap Awaluddin.

Baca juga:

Mudahkan Layanan Kesehatan di Baduy, Dompet Dhuafa Terjunkan Bidan Untuk Negeri

Bantuan itu pun disambut haru oleh Alifa (9), yang datang dari Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Bersama ibunya, Apih mereka mengaku senang bisa hadir dalam acara dan menerima bantuan Sepatu Afo.

“Kalau ke sekolah jalan, dengan kondisi kaki seperti ini ia harus jalan ke sekolah dari pukul 06.00 WIB. Tapi selagi masih semangat sekolah pengennya tetap lanjut. Mudah-mudah Ketika butuh bantuan untuk ganti sepatu ada rezekinya, karena sepatunya menyesuaikan dengan pertumbuhan kakinya,” kata dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....