Sepanjang 173 Kilometer Jalan di Pandeglang Rusak Berat

  • 10 Nov 2023 09:20 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Dari total 723,03 kilometer jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, 173 kilometer diantaranya tergolong rusak berat. Sementara Kondisi jalan rusak sepanjang 54,7 kilometer. Jika diakumulasikan, 227,7 kilometer jalan di Pandeglang masuk kategori tidak mantap.

Kerusakan jalan itu sebagian besar berada di wilayah selatan Pandeglang. Salah satu penyebab belum tertanganinya jalan rusak di Pandeglang karena keterbatasan anggaran.

Baca juga:

Pembangunan Tiga Ruas Jalan di Pandeglang Akan Diambil Alih Kementerian PUPR

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat menerangkan, jalan di Pandeglang idealnya dibangun menggunakan betonisasi. Soalnya kontur tanah di Pandeglang cenderung labil.

“Namun untuk membangun jalan dengan betonisasi membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk membangun jalan 1 kilometer, dibutuhkan biaya sekitar Rp3 miliar,” ujarnya, Jumat (10/11/2023).

Baca juga:

Plt Sekda Ajak Presiden Jokowi Jajal Jalan Rusak di Pandeglang

Namun begitu Asep mengungkapkan, saat ini 495 kilometer jalan di Pandeglang sudah baik, atau setara dengan 68,51 persen. Angka ini sudah di atas standar nasional yang memprioritaskan 65 persen jalan di daerah dalam kondisi baik.

Tahun ini Pemkab kembali mencanangkan 25,46 kilometer jalan terbangun. Targetnya pada 2026 mendatang sesuai RPJMD 2021-2026, realisasi jalan dengan kondisi baik di Pandeglang menyentuh diangka 80 persen,” ucap Asep.

Baca juga:

Diguyur Hujan Semalaman, Jalan Raya Picung-Munjul Sepanjang 30 Meter Amblas

Mantan Kepala Pelaksana BPBD ini meyakini, pembangunan jalan menjadi salah satu hal yang diinginkan masyarakat. Karena jalan merupakan urat nadi perekonomian, sehingga diharapkan bisa menurunkan angka kemiskinan.

“Kalau jalan bagus kan bisa memudahkan akses juga mengurangi biaya transportasi untuk mengangkut hasil pertanian, jadi bisa meningkatkan ekonomi dan menurunkan kemiskinan,” kata Asep.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....