Debit Air Bendungan Sindangheula Menyusut, Distribusi Air Dibatasi

  • 15 Sep 2023 15:05 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Selama musim kemarau tahun ini, tampungan air Bendungan Sindanghuela, di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, akan diprioritaskan untuk irigasi pertanian yang berada disepanjang Sungai Cibanten.

Namun begitu, kucuran air dari bendungan yang diresmikan tahun 2021 itu akan dibatasi. Mengingat debit air di Bendungan Sindangheula yang ikut menipis di musim kekeringan kali ini.

Baca juga:

Wilayah Banten Utara Paling Terdampak Musim Kemarau Tahun Ini

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), I Ketut Jayada menerangkan, saat ini pihaknya mengatur distribusi air dari Bendungan Sindangheula hanya sebesar 0,5 kubik liter air per detik ke hilir Sungai Cibanten.

"Kami lepas sedikit, karena kondisi (Bendungan) Sindangheula sudah surut. Kami lepas 0,5 kubik per detik, kita atur karena tidak bisa boros-boros karena musim kemarau belum tahu sampai kapan," katanya, Jumat (15/9/2023).

Dirinya menyampaikan, pengaturan debit air di Bendung Sindangheula selama musim kemarau ini memiliki peran penting. Dengan pengaturan debit air itu, kawasan yang dialiri Sungai Cibanten masih bisa memanfaatkan air untuk aktivitas pertanian.

Baca juga:

Kemarau, Ketersediaan Air Bersih di Cipala Tetap Melimpah

"Di musim seperti ini terasa, jika tidak ada bendungan Sindangheula, (Sungai) Cibanten kering. Sekarang masih bisa berair, karena kami lepas sedikit-sedikit, kami atur airnya. Saat musim hujan kemarin kita tampung airnya di bendungan," ucap dia.

Ketut Jayada mengakui, saat ini keberadaan bendungan berkapasitas 9,26 juta m3 itu hanya untuk menyimpan air baku, belum bisa diolah untuk air minum. Soalnya dia menyebut, penyediaan jaringan air minum menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

"Nah, karena terkait pemanfaatan air minumnya, memang jaringan air minumnya belum terbangun. Itu menjadi kewangan pemprov. Tinggal pipa transmisinya belum terbangun," kata dia.

Baca juga:

Sejak Kemarin, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Desa Idaman

Kementerian PUPR melalui BBWSC3, membangun Bendungan Sindangheula untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air baku untuk domestik dan industri di Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

"Selama musim kemarau, Sindangheula akan diprioritaskan untuk irigasi Cibanten. Makanya Sungai Cibanten masih mengalir airnya," ujar Ketut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....