Rutan Pandeglang Tekan Risiko Peredaran Narkoba
- 10 Jan 2026 12:54 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang meningkatkan pengawasan untuk mencegah peredaran narkoba. Pengelola Rutan kini memperketat regulasi barang masuk, termasuk pembatasan rokok dari pengunjung.
Pengawasan intensif ini dilakukan guna mengantisipasi masuknya tembakau sintetis atau gorilla yang kian marak. Langkah ini juga diambil sebagai upaya konkret mewujudkan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Baca juga: Penghuni Rutan Pandeglang Lebihi Kapasitas
Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Achmad Zaki menegaskan, terkait isu penyelundupan narkoba yang sering menerpa lembaga pemasyarakatan, Rutan Pandeglang mengklaim telah melakukan deteksi dini melalui tes urine mendadak terhadap 250 warga binaan dan 30 petugas pada awal Desember lalu.
"Untuk mengantisipasi modus penyelundupan narkoba seperti tembakau gorilla, kami membatasi rokok dari luar dan mengarahkannya ke kantin internal," katanya, Sabtu (10/1/2026).
Hasil pemeriksaan yang menunjukkan negatif narkoba tersebut menurut Zaki menjadi indikator kepatuhan Rutan Pandeglang dalam menjaga komitmen Zero Halinar. Menurut Zaki pelaksanaan tes urine berkala bagi warga binaan maupun petugas guna memastikan integritas internal tetap terjaga.
Baca juga: Ciptakan Lingkungan Ramah Disabilitas, Rutan Tambah Guiding Block
Selain memperketat pengawasan peredaran narkoba, Rutan Pandeglang juga menerapkan strategi keamanan holistik berupa pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan. Dia menilai, stabilitas keamanan di dalam Rutan bergantung pada pemenuhan hak-hak dasar para penghuni.
Menurutnya, ketidakteraturan dalam distribusi kebutuhan pokok seperti makanan dan perlengkapan sanitasi, seringkali menjadi pemicu gangguan psikologis yang berujung pada gesekan antarwarga binaan. Dengan menjamin fondasi kebutuhan dasar, potensi penyimpangan perilaku di dalam blok hunian diyakini dapat diminimalisir.
Baca juga: Ratusan Narapidana Rutan Kelas IIB Serang Dapatkan Remisi Idulfitri
"Fokus kami adalah memperbaiki fondasi kebutuhan dasar seperti makanan dan sanitasi. Jika kebutuhan utama ini tidak terpenuhi, maka psikologi warga binaan akan terganggu dan berdampak langsung pada kerawanan keamanan di lingkungan Rutan," ucap Zaki.
Selain pengawasan ketat, Rutan Pandeglang terus melakukan pendekatan emosional kepada petugas dengan menekankan pentingnya menjaga kehormatan profesi dan keluarga. Hal ini dilakukan guna mencegah keterlibatan oknum petugas dalam memfasilitasi masuknya barang-barang terlarang ke dalam sel. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....