Penghuni Rutan Pandeglang Lebihi Kapasitas
- 09 Jan 2026 14:34 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Jumlah penghuni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Berdasarkan data terbaru, fasilitas yang idealnya hanya menampung 121 orang, kini dijejali oleh 318 warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Achmad Zaki mengatakan, kondisi over kapasitas ini berdampak langsung pada ruang gerak warga binaan di dalam sel. Kamar ukuran kecil yang seharusnya diisi 7 hingga 8 orang, terpaksa dihuni 13 sampai 15 orang. Sementara kamar besar berkapasitas ideal 20 orang kini menampung hingga 50 orang.
"Kami sudah mengalami overkapasitas hampir 180 persen, di mana 90 persen di antaranya merupakan warga lokal Pandeglang yang mayoritas terjerat kasus kriminal umum dan penyalahgunaan obat-obatan," ucap Zaki, Jumat (9/1/2025).
Guna menekan overkapasitas, Rutan Pandeglang tengah mengusulkan mutasi warga binaan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) lain di wilayah Banten. Namun, kebijakan ini kurang optimal mengingat kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh Lapas dan Rutan di Banten. Sebagai solusi alternatif, pihaknya memperkuat program pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keahlian spesifik saat bebas nanti. Dengan begitu diharapkan mampu menekan angka residivisme atau pengulangan tindak pidana di wilayah Pandeglang.
Meski kondisi ruangan sangat terbatas, manajemen rutan memastikan pelayanan dasar, termasuk pemenuhan anggaran makan sebesar Rp24.000 per orang per hari untuk tiga kali makan, masih berjalan baik dan mencukupi kebutuhan seluruh penghuni.
"Mutasi bukan main solution karena UPT lain pun mengalami overkapasitas. Fokus kami saat ini adalah pembinaan kemandirian seperti pelatihan," Katanya.
Pihak Rutan juga telah menyiapkan klasifikasi khusus dengan menyediakan kamar bagi lansia dan kamar bebas asap rokok. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas hidup warga binaan kelompok rentan di tengah kepadatan hunian. Rutan Pandeglang mencatat kelompok lansia mencakup sekitar 10 persen dari total populasi rutan, sehingga pemisahan ruang menjadi krusial untuk menjaga stabilitas kesehatan mereka di lingkungan yang sesak. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....