BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Banten
- 13 Sep 2025 07:26 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Hilma merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada Sabtu, (13/9/2025). Cuaca masih dipengaruhi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah.
"Cuaca pada pagi hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hari, sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar Hilma kepada RRI Banten.
BMKG mencatat, hujan sedang berpotensi terjadi di Cipanas, Sobang, Cijaku, Cibeber, Muncang, dan Leuwidamar. Sementara itu, hujan ringan berpeluang mengguyur wilayah lain di Banten, seiring dengan kondisi langit yang dominan berawan pada siang hari.
Baca juga: Cuaca Banten Hari Ini Didominasi Berawan
Menjelang malam, cuaca diprediksi berawan, namun hujan ringan dapat terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Serpong, Ciputat, Panongan, Legok, Pagedangan, Cisauk, Cipanas, Sobang, Cibeber, Panggarangan, Bayah, hingga Cilograng. Sementara itu, pada dini hari, cuaca diperkirakan kembali berawan di sebagian besar wilayah," ucapnya.
Suhu udara harian berada di kisaran 23 hingga 33 derajat celcius, dengan kelembapan relatif tinggi, yakni 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Timur hingga Utara dengan kecepatan 5 sampai 35 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta waspada terhadap kemungkinan hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur.
Baca juga: BMKG Ingatkan Warga Banten Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
Selain itu, gelombang laut juga diperkirakan meningkat. BMKG menyebutkan tinggi gelombang sedang, yakni 1,25 hingga 2,5 meter, berpotensi terjadi di perairan Selat Sunda bagian Barat Pandeglang. "Sementara itu, gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi melanda perairan Selatan Pandeglang dan perairan Selatan Lebak. Nelayan serta pengguna jasa pelayaran diminta meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di laut," ungkapnya. (Kartika Rahmi Wijayanti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....