Wabup Iing: Kerja Sama Sampah Demi Selamatkan TPA Bangkonol
- 28 Jul 2025 16:29 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Pemerintah Kabupaten (Pengkab) Pandeglang resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol di Kecamatan Koroncong. Langkah ini ditempuh untuk menjawab teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pengelolaan sampah open dumping yang sudah berlangsung 13 tahun di TPA Bangkonol.
Atas dasar itu, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi mengatakan, Pemkab Pandeglang perlu mengubah sistem pembuangan dari open dumping menjadi sanitary landfill. Untuk mewujudkannya, Pandeglang menggandeng Pemkot Tangsel dalam bentuk kerjasama pembuangan sampah dan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp40 miliar.
Baca juga: Warga Keluhkan Bau Sampah TPA Bangkonol yang Menyengat
"Daripada TPA ini ditutup total oleh pusat, kami ambil langkah penyelamatan. Ini soal keberlangsungan pengelolaan sampah di Pandeglang ke depan," ujar Iing, Senin (28/7/2025).
Dana BKK itu nantinya akan digunakan untuk operasional TPA Bangkonol agar bisa beroperasi dengan sistem sanitary landfill. Adapun rencana yang akan dijalankan adalah perluasan lahan TPA Bangkonol seluas 3,5 hektare, pembelian alat berat dan mesin pengolahan sampah, serta pembangunan kolam lindi dan sistem pengelolaan lingkungan.
Selain itu menurut Iing, kerja sama ini juga dinilai membuka potensi pendapatan asli daerah (PAD) baru hingga Rp12 miliar per tahun, meningkat dari sebelumnya hanya Rp3 miliar.
Baca juga: Pemkab Pandeglang Belum Mampu Tangani Sampah Teluk
Terkait penolakan sebagian warga, Pemkab menyatakan hal tersebut wajar dalam sebuah kebijakan publik. Namun Pemkab Pandeglang akan menyiapkan Kompensasi Dampak Negatif (KDN) sesuai regulasi untuk masyarakat sekitar TPA, serta jalan-jalan yang akan dilalui truk pengangkut sampah juga akan diperhatikan.
“Jalan-jalan yang akan dilalui truk pengangkut sampah juga akan diperhatikan. Bahkan kami akan perluas akses masuk melalui jalur tol untuk meminimalkan dampak ke pemukiman,” ucapnya.
TPA Bangkonol saat ini satu-satunya TPA aktif di Pandeglang setelah TPA Bojong Canar ditutup. Pemerintah memastikan daya tampung TPA Bangkonol akan tetap aman, seiring dengan perluasan dan modernisasi fasilitasnya. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....