BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Banten
- 13 Jul 2025 07:57 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca berpotensi ekstrem melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten dan sekitarnya pada hari ini, Minggu, 13 Juli 2025.
Selain hujan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah, BMKG juga mengingatkan adanya ancaman gelombang tinggi di perairan sekitar Banten.
Pada pagi hari, kondisi cuaca di wilayah Banten umumnya cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hari, hujan sedang diperkirakan turun di wilayah Cimarga, Rangkasbitung, Curugbitung, Mandalawangi, Carita, Padarincang, Cisauk, dan Pagedangan.
"Sementara hujan ringan berpotensi mengguyur sejumlah daerah lainnya seperti Pandeglang, Cilegon, Serang, hingga wilayah Tangerang Selatan," ujar Prakirawan BMKG Banten, Regina, Minggu (13/7/2025).
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Banten hari ini berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif mencapai 55 hingga 95 persen. Angin umumnya bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 35 kilometer per jam.
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca di Banten umumnya masih berawan. Namun hujan sedang berpotensi terjadi di wilayah Cimanggu dan Cikeusik, serta hujan ringan di sejumlah daerah lain seperti Cibaliung, Munjul, Sumur, Malingping, dan Wanasalam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang khususnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian utara, Kabupaten Pandeglang bagian utara dan selatan, Kabupaten Serang bagian selatan, serta Kabupaten Tangerang bagian selatan.
Selain itu, masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter di Selat Sunda bagian barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan memperhatikan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, atau gelombang tinggi, terutama bagi yang beraktivitas di wilayah pesisir,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....