Capaian Retribusi Sampah di Pandeglang Baru 20,8 Persen
- 18 Mei 2025 12:55 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Besaran kontribusi retribusi persampahan di Kabupaten Pandeglang sampai bulan Mei 2025, baru mencapai Rp670 juta atau setara 20,8 persen dari target yang ditetapkan. Tahun ini, retribusi sampah di Pandeglang dipatok sebesar Rp3,2 miliar.
Sekretaris DLH Pandeglang, Winarno menerangkan, meski capaiannya masih di bawah 50 persen, tetapi retribusi sampah menjadi sektor yang paling besar menyumbang pendapatan, dibanding 3 sektor lagi yang menjadi kewenangan DLH.
"Yang paling menyumbang besar itu dari retribusi persampahan, karena sesuai peraturan menteri, retribusi tersebut mencakup sampah rumah tangga dan sejenisnya," katanya, Minggu (18/5/2025).
Baca juga: Pemkab Pandeglang Belum Mampu Tangani Sampah Teluk
Winarno mengakui, pihaknya menghadapi sejumlah kendala dalam mengejar target tersebut, terutama terkait sarana, prasarana, dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Saat ini pelayanan retribusi sampah baru mencakup 22 kecamatan dari total 35 kecamatan yang ada di Pandeglang.
"Iya ada kendala, terutama dari segi sarana dan prasarana serta jumlah SDM yang kurang. Ke depan harapan kami ingin ditambah armadanya, SDM-nya, maupun BBM-nya, sehingga kami bisa menjangkau seluruh kecamatan yang ada di Pandeglang," ucap dia.
| Baca juga: Kapolres Pandeglang Raih Presisi Award |
Selain sampah, DLH juga memungut retribusi penyedotan kakus dengan target Rp36,3 juta, tetapi baru terealisasi Rp4 juta atau 11,7 persen. Untuk pelayanan tempat rekreasi dan olahraga di Alun-alun Pandeglang, dari target Rp25 juta, baru terkumpul Rp2 juta atau 7,9 persen.
Baca juga: Produksi Sampah di Pandeglang Meningkat Selama Ramadan
“Sementara retribusi laboratorium yang ditargetkan Rp125 juta, hingga kini baru mencapai Rp10 juta atau 8,7 persen,” ujarnya.
Namun, Winarno optimistis target PAD dapat tercapai tahun ini. Soalnya dalam dua tahun terakhir, DLH Pandeglang selalu berhasil melebihi target yang ditetapkan.
"Ya, optimis, karena memang dalam dua tahun terakhir, dari 2023 sampai 2024, kami selalu melebihi target. Ini hasil real kami," kata Winarno.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....