Sejumlah Desa di Pandeglang Sulit Diakses Karena Banjir

  • 04 Des 2024 14:14 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Banten, menyebut, sejumlah desa saat ini sulit dijangkau karena akses jalan menuju wilayah mereka terendam banjir.

Beberapa desa yang saat ini sulit diakses seperti Desa Sumur Batu di Kecamatan Cikeusik, Desa Idaman, Sindang Rahayu di Kecamatan Patia.

Baca juga: BPBD: 15.405 Warga Pandeglang Terdampak Banjir

"Beberapa desa yang tertutup berada di Kecamatan Patia, Munjul, Angsana, dan Cikeusik," kata Kepala Pelaksana BPBD-PK Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, Rabu (4/12/2024).

Namun, dia menegaskan wilayah-wilayah tersebut bukan terisolir. Hanya akses jalan saja yang terendam. Karena beberapa saat kemudian permukaan air banjir akan surut.

"Jadi saat ini aksesnya tertutup karena terendam air, tidak lama kemudian bisa dilalui. Pada titik tertentu saat ketinggian air tidak bisa dilewati kendaraan, kemudian tidak beberapa lama tingkat ketinggiannya surut jadi bisa dilewati," ujarnya.

Baca juga: Dilanda Banjir, Ratusan KK di Cikeusik Pandeglang Terisolir

Dia memaparkan, data terakhir yang dihimpun BPBD-PK, sedikitnya 17 kecamatan terdampak banjir yang terjadi sejak Senin (2/12/2024). Namun, 5 kecamatan sudah mulai surut. Banjir telah merendam 4.432 Kepala Keluarga (KK) dan berdampak terhadap 15.405 jiwa.

"Data itu dinamis, bisa berubah kapan saja. Karena ada daerah yang dilaporkan sudah mulai surut. Saat ini ketinggian air di lokasi banjir bervariasi, antara 50-100 sentimeter," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....