BPBD: 15.405 Warga Pandeglang Terdampak Banjir

  • 04 Des 2024 13:05 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Genangan banjir di Kabupaten Pandeglang, Banten, meluas. Kini tercatat 17 kecamatan dan 44 desa terdampak banjir.

Pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang hingga Selasa (3/12/2024) malam, banjir merendam 4.432 Kepala Keluarga (KK) dan berdampak terhadap 15.405 jiwa.

"Data itu dinamis, bisa berubah kapan saja. Karena ada daerah yang dilaporkan sudah mulai surut," kata Kepala Pelaksana BPBD-PK Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, Rabu (4/12/2024).

Baca juga: Dilanda Banjir, Ratusan KK di Cikeusik Pandeglang Terisolir

Dia menyebut, ada lima kecamatan yang saat ini mulai surut, yakni Kecamatan Labuan, Pulosari, Cibaliung, Cisata, dan Kecamatan Cigeulis. Namun bukan tidak mungkin kecamatan tersebut kembali tergenang banjir, mengingat hujan saat ini masih mengguyur meski dengan intensitas ringan.

"Ketinggian air saat ini bervariatif, antara 50-100 sentimeter," ucap dia.

Meski banjir meluas, namun Riza mengatakan belum ada gelombang pengungsi dari warga. Sebagian besar warga yang terdampak banjir masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Baca juga: Banjir Landa Pandeglang, Satu Warga Cikeusik Hanyut

"Di Labuan sempat mengungsi kemarin, tetapi tidak lama. Ketika surut mereka sudah kembali. Saat ini dilaporkan hanya warga di Kecamatan Pagelaran yang mengungsi," ujarnya.

Riza mengingatkan warga untuk tetap waspada. Soalnya intensitas hujan tinggi diprediksi masih akan terjadi dalam pekan ini. Warga diimbau segera mengungsi jika ketinggian air dianggap berbahaya.

"Sekarang kita sedang masuk musim peralihan yang cenderung terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, banjir atau tanah longsor. Warga diminta tidak panik tapi tetap waspada," kata dia.

Baca juga: Pandeglang Diterjang Banjir, Bupati: Jangan Panik

Adapun kecamatan yang dilaporkan masih terendam banjir meliputi Kecamatan Pagelaran, Cikeusik, Panimbang, Munjul, Patia, Saketi, Sobang, Menes, Angsana, Sukaresmi, Sindangresmi, dan Kecamatan Picung. BPBD telah menerjunkan personel dan sejumlah bantuan ke lokasi terdampak.

"Kami sudah menyalurkan bantuan logistik sembako, tenda, perahu karet, bahkan mendirikan dapur umum," ucap Riza.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....