PVMBG Pastikan Anak Krakatau Tak Berpotensi Picu Tsunami
- 07 Sep 2026 06:21 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Siti Sumilah Rita Susilawati memastikan aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tidak berpotensi memicu tsunami. Hal tersebut disampaikan Rita saat diwawancarai di Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau, Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu, 6 September 2026.
Rita mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali setelah erupsi dan longsoran pada 22 Desember 2018 masih relatif kecil. Kondisi tersebut membuat potensi keruntuhan tubuh gunung dalam skala yang dapat memicu tsunami saat ini belum ada.
“Untuk tsunami tadi sudah kami sampaikan bahwa memang setelah terjadinya runtuhan tubuh Anak Krakatau sebelumnya, saat ini memang Gunung Anak Krakatau masih membentuk kubah lava yang baru. Tapi hasil pemantauan kami menunjukkan bahwa ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Rita.
Rita menjelaskan PVMBG terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk mengetahui setiap perubahan kondisi gunung api.
Meski tidak berpotensi tsunami, Rita menegaskan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih perlu diwaspadai. Gunung Anak Krakatau saat ini tetap berada pada Level III atau Siaga dengan rekomendasi tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas.
Rita mengimbau masyarakat tidak panik namun tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan Badan Geologi. Masyarakat juga diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....